http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/issue/feed Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-07-09T07:46:56+00:00 Open Journal Systems <p>Jurnal ini diharapkan dapat menjadi kontributor penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu kesehatan dan praktek kesehatan berbasis bukti (<em>evidenced based practice</em>). Bagi anda yang banyak berkutat dengan bidang ini, tentu jurnal ini akan menjadi referensi yang baik dalam perkembangan keilmuan dan wawasan pengetahuan untuk dapat mengembangkan diri, profesi, dan derajat kesehatan masyarakat.</p> http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/179 GAMBARAN STUNTING DI INDONESIA : LITERATUR REVIEW 2020-06-26T01:58:05+00:00 Yusran Haskas yusranhaskas@stikesnh.ac.id <p>Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Target yang ditetapkan adalah menurunkan angka stunting hingga 40% pada tahun 2025. Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan studi literatur dengan metode mencari, menggabungkan inti sari serta menganalisis fakta dari beberapa sumber ilmiah yang akurat dan valid. Stunting menjadi masalah yang sangat serius karena dikaitkan dengan risiko kesakitan dan kematian yang lebih besar, obesitas, dan penyakit tidak menular di masa depan, orang dewasa yang pendek, buruknya perkembangan kognitif dan rendahnya produktivitas dan pendapatan. Untuk mencegah kejadian stunting, pemberian ASI eksklusif pada 6 bulan pertama, khususnya pada bayi yang berasal dari keluarga miskin, harus dioptimalkan melalui program edukasi gizi dan kelompok pendukung ASI. Selanjutnya, diharapkan hasil literature ini dapat dijadikan sebagai tambahan informasi untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut mengenai gambaran stunting di Indonesia.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/305 HUBUNGAN TERAPI SPIRITUAL DENGAN KEMAMPUAN MENGONTROL PADA PASIEN PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN 2020-06-29T00:39:23+00:00 Supriadi adi666@gmail.com Dahrianis dahrianis@stikesnh.ac.id Baharuddin adi666@gmail.com <p>Perilaku kekerasan merupakan suatu bentuk perilaku yang bertujuan untuk melukai seseorang secara fisik maupun pisikologis, dapat terjadi dalam dua bentuk yaitu saat sedang berlangsung perilaku kekerasan atau riwayat perilaku kekerasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan terapi spiritual dengan kemampuan mengontrol pada pasien perilaku kekerasan di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan di Ruang Kenari Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 20 Desember 2018 sampai 30 Januari 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan perilaku kekerasan, yang dirawat di Ruangan Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 40 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang mampu melakukan terapi spritual berjumlah 36 responden, dimana terdapat 28 responden (77,8%) yang mampu mengontrol perilaku kekerasan dan 8 responden (22,2%) yang kurang mampu mengontrol perilaku kekerasan. Sedangkan responden yang mampu melakukan terapi spritual berjumlah 1 responden, dimana terdapat 1 responden (100,0%) yang mampu mengontrol perilaku kekerasan dan tidak ada responden yang kurang mampu mengontrol perilaku kekerasan (p=1,000). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan terapi spiritual dengan kemampuan mengontrol pada pasien perilaku kekerasan di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/228 HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI DI RUANG RAWAT INAP RS BHAYANGKARA MAKASSAR 2020-06-27T03:52:28+00:00 Ria Lady Persulessy rialady93@gmail.com Amriati Mutmainna amriati@stikesnh.ac.id Rifatunnisa rifatunnisa@stikesnh.ac.id <p>Hipertensi adalah tekanan darah yang sudah melebihi dari batas normal 140/90 mmHg dan batas tekanan darah yang dianggap normal adalah kurang dari 130/85 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian dengan penyakit hipertensi di Ruang Rawat Jalan RS Bhayangkara Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik Acidental Sampling dan jumlah sampel sebanyak 72 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan observasi tekanan darah menggunakan alat stigmomanometer. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji statistik Chi-Square tingkat kemaknaan ρ Value &lt; 0,05. Berdasarkan hasil analisis hubungan tipe kepribadian dengan penyakit hipertensi diperoleh nilai ρ = 0,016 berarti ada hubungan bermakna tipe kepribadian dengan penyakit hipertensi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tipe kepribadian dengan penyakit hipertensi di Ruang Rawat Jalan RS Bhayangkara Makassar. Diharapkan kiranya ada pengontrolan stress, perilaku dan emosi pasien Hipertensi dan dapat secara rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah di RS setempat agar dapat mengontrol tekanan darahnya.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/281 FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN CAKUPAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATTINGALLOANG 2020-06-27T03:46:44+00:00 Astriana Azis astriana009@gmail.com Sitti Nurbaya stnurbaya@stikesnh.ac.id Adisty Permata Sari adisty@stikesnh.ac.id <p>Program imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang paling cost effective, dengan imunisasi dapat mencegah penyakit, kecacatan, dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Saat ini di Indonesia cakupan imunisasi masih kurang, masih ada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi secara lengkap bahkan tidak pernah mendapatkan imunisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan cakupan pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak di wilayah kerja Puskesmas Pattingalloang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian observasional analitik menggunakan metode penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan 78 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square dengan alternatif uji Fisher’s Exact test (p&lt;0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak (p=0,003), adanya hubungan antara sikap ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak (p=0,029), dan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu, sikap ibu, dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak di wilayah kerja Puskesmas Pattingalloang.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/203 KESIAPSIAGAAN REMAJA DALAM MENGHADAPI WABAH COVID-19 2020-06-26T02:59:07+00:00 Rahel Nuraeni Natalia rahelnuraeni@gmail.com Evelin Malinti rahelnuraeni@gmail.com Yunus Elon rahelnuraeni@gmail.com <p>Covid 19 menyebar sangat cepat dan menginfeksi jutaan orang dengan angka kematian yang tinggi pada lansia dan individu dengan penyakit penyerta. Namun remaja sekalipun tidak kebal terhadap infeksi covid 19, sehingga kesiapsiagaan menghadapi covid 19 sangatlah penting. Penelitian ini menggunakan metode potong lintang dengan tujuan untuk mendeskripsikan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi covid-19, dan hubungannya dengan tingkat pengetahuan dan dukungan yang diperoleh. Populasi penelitian adalah remaja di SMA PGRI Lembang dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang covid 19 tergolong moderat, dukungan yang diperoleh tergolong moderat sedangkan kesiapsiagan terhadap covid termasuk tinggi. Uji hubungan menunjukkan bahwa terdapat hubungan diknifikan dengan arah posisif antara pengetahuan dan kesiapsiagaan maupun antara dukungan dan kesiapsiagaan (p&lt;.05). Sehingga disimpulkan bahwa semakin tinggi pengetahuan remaja dan dukungan terhadap remaja akan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi covid 19. Setiap individu perlu siapsiaga dalam menghadapi pandemi ini, saling mendukung dan mengingatkan, karena covid 19 harus dihadapi bersama.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/267 PENGARUH PROGRAM DAY CARE TERADAP PSIKOSOSIAL PADA LANSIA DI PANTI TRESNA WERDA GAU MABAJI (PSTW) KABUPATEN GOWA 2020-06-27T04:01:12+00:00 Andi Surisma AL rismaandi337@gmail.com Hasanuddin hasanuddin@stikesnh.ac.id Adriani Kadir adriani@stikesnh.ac.id <p>Day care adalah program layanan yang di berikan pada siang hari (dimulai jam 8 pagi sampai jam 2 siang). Kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan pengisian waktu luang, kegiatan bersama, senam, musik, penyaluran bakat, pengajian dan lain–lain. Tujuan dari penelitian ini ialah perbedaan psikososial lansia sebelum dan sesudah program day care pada lansia di Pstw Gau Mabaji Kab. Gowa. Jenis penelitian yang digunakan ialah nonprobbility dengan tekhnik total sampling. Metode sampling yang digunakan adalah dengan tehnik purposive sampling didapatkan sampel 50 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian Pengaruh Program Day Care Terhadap Psikososial Pasa Lansia Di PSTW Gau Mabaji Kab. Gowa menunjukkan dari 50 responden yang telah melakukan program yaitu sebanyak 50 responden (100 %). Reponden berusia 60-74 berjumlah 39 orang (78,0%) responden yang berusia 75-90 berjumlah 11 orang (22,0%). Dari resonden berjenis kelamin perempuan berjumlah 37 orang (74,0% ) responden berjenis kelamin laki-laki berjumlah 13 orang (26,0%). Responden psikososial sebelum program day care memiliki psikososial tidak baik berjumlah 39 orang (78,0%) responden yang memiliki psikososial baik berjumlah 11 orang (22,0%). Responden psikososial sesudah day care responden yang memiliki psikososial baik berjumlah 23 orang (46,0%) responden yang memiliki psikososial tidak baik 27 orang (54,0%).</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/196 HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAS KAKI DENGAN LUKA KAKI DIABETIK DI KLINIK PERAWATAN LUKA KOTA MAKASSAR 2020-06-27T03:16:08+00:00 Risman rismannnn2797@gmail.com Edy Supardi edysupardi@stikesnh.ac.id Maryam Jamaluddin maryamjamaluddin@stikesnh.ac.id <p>Luka kaki diabetik adalah luka pada area kaki, bersifat kronis dan sulit sembuh, mengalami infeksi dan iskemia tungkai yang jika dibiarkan dapat mengakibatkan risiko amputasi bahkan mengancam jiwa. Luka kaki diabetik dapat disebabkan oleh faktor internal dan eksternal, salah satu faktor eksternal yang dapat menyebabkan adalah penggunaan alas kaki yang tidak tepat, termasuk penggunaan sepatu yang sempit. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 Juli 2019 sampai dengan 10 Agustus 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penggunaan alas kaki dengan luka kaki diabetik di Klinik Perawatan Luka Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, di dapatkan 34 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square (p&lt;0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan alas kaki dengan luka kaki diabetik (p = 0,002). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penggunaan alas kaki dengan luka kaki di Klinik Perawatan Luka Kota Makassar, dimana penggunaan alas kaki merupakan faktor yang paling dominan.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/319 PENGARUH POLA MAKAN DAN HIPERTENSI TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT STROKE DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN 2020-07-09T07:46:56+00:00 Novita Cahyani novitacahyani70@gmail.com Hasriana hasriana@stikesnh.ac.id Nurul Rezki Anisa nurulrezki@stikesnh.ac.id <p>Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius karena angka kematian dan kesakitannya yang tinggi serta dampaknya yang dapat menimbulkan kecatatan dan penyebab kematian ketiga di dunia baik di negara maju maupun berkembang setelah penyakit jantung dan kanker yang berlangsung kronis dan bukan hanya terjadi pada orang lanjut usia, melainkan juga pada usia muda. Kejadian stroke berdasarkan beberapa teori mengatakan bahwa hipertensi sangat berisiko dengan stroke.Dalam penelitian julianty pradono (2010), menunjukan hasil bahwa hipertensi adalah meningkatnya tekanan darah dan menetap di atas batas normal sehingga apabila tekanan darah sistolik kurang dari 140 mmHg atau tekanan darah diastolic kurang dari 90 mmHg.Peningkatan tekanan darah di atas normal yang di tentukan merupakan salah satu faktor terjadinya stroke jumlah penderita stroke di Indonesia meningkat yaitu 8,3 % di tahun 2007 menjadi 12,1% pada tahun 2013 serta penderita stroke tertinggi ada pada kelompok umur ≥ 75 tahun. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola makan dan hipertensi terhadap kejadian penyakit stroke di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, didapatkan 65 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisis uji Chi-Square (p&lt;0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh antara pola makan (p=0.003) dan hipertensi (p=0.024), dengan kejadian penyakit stroke. Kesimpulan dalam Penelitian ini adalah terdapat pengaruh pola makan, hipertensi dengan kejadiaan stroke di rumah sakit khusus daerah provinsi sulawesi selatan.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/264 HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY IBU HAMIL DENGAN POTENSI KEJADIAN DEPRESI DI PUSKESMAS BATUA MAKASSAR 2020-06-27T03:11:10+00:00 Ilham ilhamnh12@gmail.com Azniah Syam azniahsyam@gmail.com Nur Khalid nurkhalid@stikesnh.ac.id <p>Kepercayaan diri sangat mempengaruhi perilaku yang berhubungan dengan kesehatan ibu hamil. Periode kehamilan merupakan periode kehidupan yang penuh dengan stress. Seorang perempuan dalam periode kehamilan cenderung mengalami stress yang cukup besar karena mengalami keterbatasan kondisi fisik yang membuatnya harus membatasi aktivitas dan mengalami proses adaptasi menjadi seorang ibu, sehingga pada periode ini berpotensi terjadi depresi. Masalah depresi merupakan masalah psikologis, depresi pada ibu hamil merupakan gangguan kejiwaan terhadap kesehatan ibu secara tidak langsung. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk diketahuinya hubungan antara self efficacy ibu hamil dengan potensi kejadian depresi di Puskesmas Batua Makassar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Dimana didapatkan 62 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji statistik yaitu uji Test. Hasil daripenelitian didapatkan nilai p=0.001&lt; α=0.05, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpilan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara Sel efficacy ibu hamil dengan potensi kejadian Depresi di puskesmas Batua Makassar.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/180 PERBEDAAN PERSEPSI PENGGUNA JASA BPJS DAN NON BPJS (UMUM) TENTANG KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DIRSUD TIMIKA-PAPUA 2020-06-27T03:21:33+00:00 Lenny Linda lenny.liinda@yahoo.com Yasir Haskas yasirhaskas@stikesnh.ac.id Erna Kadrianti ekadrianti@stikesnh.ac.id <p>Jaminan Kesehatan Nasional mempermudah masyarakat untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan.Masyarakat sebagai pengguna jasa mengharapkan pelayanan kesehatan yang optimal dan bermutu.Rumah sakit dituntut memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata kepada seluruh pasien tanpa melihat status sosial dan ekonomi.Suatu pelayanan dikatakan berkualitas oleh pasien jika jasa yang diberikan sesuai dengan harapan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persepsi pengguna jasa BPJS dan NON BPJS (UMUM) tentang kualitas pelayanan keperawatan di RSUD Timika-Papua.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Komperatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 responden terdiri dari 37 responden pengguna jasa BPJS dan 37 responden NON BPJS (UMUM) yang di rawat di ruang rawat inap RSUD Timika-Papua. Diambil menggunakan tehnik purposive.Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis perbedaan menggunakan uji Mann Whitney U test pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Nilai p value = 0,276. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan persepsi pengguna jasa BPJS dan NON BPJS (UMUM) tentang kualitas pelayanan keperawatan di RSUD Timika-Papua.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/306 HUBUNGAN IMUNISASI DPT DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI POLI ANAK RS PELAMONIA MAKASSAR 2020-06-29T00:41:39+00:00 Megawati megawatitenri700@gmail.com Alfiah A alfiah@stikesnh.ac.id Kartini kartini@stikesnh.ac.id <p>Pneumonia adalah pembunuh utama balita di dunia, lebih banayak dibandingkan dengan penyakit lainya seperti AIDS, Malaria, dan Campak. Faktor resiko terjadinya kematian bayi dan anak balita karena Pneumonia dipengaruhi oleh faktor anak seperti: belum pernah mendapat imunisasi DPT. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan imunisasi DPT dengan kejadian pneumonia pada balita di Poli Anak RS Pelamonia Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian <em>deskriptif</em> <em>analitik </em>dengan pendekatan<em> cross sectional study </em>dan dilaksanakan di Poli Anak Rumah Sakit Pelamonia Makassar pada tanggal 07 Januari sampai 19 Januari 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita di Poli Anak RS Pelamonia Makassar sebanyak 383 balita. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah <em>purposive sampling </em>dengan jumlah sampel sebanyak 95 balita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang status imunisasi DPT lengkap berjumlah 60 responden, dimana terdapat 39 responden (65,0%) yang tidak mengalami pneumonia dan 21 responden (35,0%) yang mengalami pneumonia. Sedangkan responden yang status imunisasi DPT tidak lengkap berjumlah 35 responden, dimana terdapat 14 responden (40,0%) yang tidak mengalami pneumonia dan 21 responden (60,0%) yang mengalami pneumonia. Hasil uji statistik dengan <em>Chi-square</em> diperoleh nilai p=0,031. Kesimpulan penelitian ini adalah ada ada hubungan imunisasi DPT dengan kejadian pneumonia pada balita di Poli Anak RS Pelamonia Makassar.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/247 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA KARIES GIGI PADA ANAK DI SDN 108 TAULAN KECAMATAN CENDANA KABUPATEN ENREKANG 2020-06-27T03:18:09+00:00 A. Amaliah Andi Jalante amaliahaj77@gmail.com Suhartatik suhartatik@stikesnh.ac.id Syaipuddin syaipuddin@stikesnh.ac.id <p>Karies adalah kematian tulang yang kemudian akan melunak, berubah warna, dan porus, menimbulkan <em>inflamasi</em> di <em>periosteum</em> dan jaringan sekitarnya (Mumpuni, dkk, 2013). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jenis makanan dan kebiasaan menggosok gigi dengan karies gigi pada anak di SDN 108 TaulanKec. Cendana Kab. Enrekang.Penelitian ini merupakan jenis penelitian <em>deskriptif analitik</em> dengan menggunakan metode <em>cross sectional study</em>.Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak kelas 1 &amp; kelas 2 di SDN 108 Taulan yang berjumlah 31 orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik <em>total sampling</em>, dengan jumlah 31 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner program Microsoft Excel dan program statistic (SPSS) versi 20. Analisa data mencakup analisa univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisa bivariat didapatkan dengan uji <em>Chi Square</em> (<em>ρ</em>&lt;0,05) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisa bivariat didapatkan ada hubungan antara jenis makanan dengan karies gigi (<em>ρ</em>=0,001) dan ada hubungan antara kebiasaan menggosok gigi dengan karies gigi (<em>ρ</em>=0,04). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara jenis makanan dan kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada anak di SDN 108 Taulan.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/300 HUBUNGAN PERILAKU NOMOPHOBIA DENGAN STRESS PADA SISWA SMA NEGERI 21 MAKASSAR 2020-06-27T04:03:40+00:00 Gebriela S Lelapary gebrielalelapary25@gmail.com Sumarny Mappeboki sumarni@stikesnh.ac.id Nurafriani nurafriani@stikesnh.ac.id <p>Nomophobia merupakan jenis fobia yang di tandai ketakutan berlebihan jika seseorang kehilangan ponselnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan perilaku nomophobia (smartphone, sosial media, dan game) dengan stress. penelitian ini merupakan penelitian Observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional, populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 21 Makassar sebanyak 145 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling, didapatkan 60 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, pengolahan data menggunakan SPSS versi 22.0 dan disajikan dalam bentuk tabel atau narasi. Analisis yang digunakan adalah analisis univariate dan bivariate dengan menggunakan uji Chi-Square, dengan taraf kesalahan ρ = 0.05. hasil penelitian didapatkan yaitu ada hubungan antara perilaku nomophobia pengguna (smartphone) dengan stress, nilai ρ = 0,005, ada hubungan antara perilaku nomophobia pengguna (sosial media) dengan stress, nilai ρ = 0,014, dan ada hubungan antara perilaku nomophobia pengguna (game) dengan stress nilai ρ = 0,016. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara perilaku nomophobia (smartphone) dengan stress, ada hubungan antara perilaku nomophobia (sosial media) dengan stress dan ada hubungan antara perilaku nomophobia (game) dengan stress. Saran dalam penelitian ini adalah Smartphone merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari, namun responden diharapkan lebih bijak dalam penggunaan smartphone dan membatasi frekuensi penggunaannya.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/210 FAKTOR RESIKO STUNTIN : LITERATUR REVIEW 2020-06-27T03:22:56+00:00 Suarnianti suarnianti@stikesnh.ac.id <p>Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umurnya. Balita stunting di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Kejadian balita stunting merupakan masalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Prevalensi balita pendek mengalami peningkatan dari tahun 2016 yaitu 27,5% menjadi 29,6% pada tahun 2017. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan studi literatur dengan metode mencari, menggabungkan inti sari serta menganalisis fakta dari beberapa sumber ilmiah yang akurat dan valid. Pendek (stunting) terjadi karena dampak kekurangan gizi kronis selama 1.000 hari pertama kehidupan anak. Faktor-faktor risiko potensial untuk gizi buruk masa kanak-kanak dikategorikan ke dalam faktor tingkat anak, orangtua/ rumah tangga dan masyarakat. Selanjutnya, diharapkan hasil literatur ini dapat dijadikan sebagai tambahan informasi untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut mengenai faktor risiko yang menyebabkan terjadinya stunting.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/275 HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS DI RUANG PERAWATAN INTERNA RSUD KOTA MAKASSAR 2020-06-27T03:19:51+00:00 Asmaul Husna husnaasmaul56@gmail.com Adriani Kadir adriani@stikesnh.ac.id Sriwahyuni sriwahyunicallista@gmail.com <p>Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator kualitas pelayanan yang diberikan dan kepuasan pasein adalah suatu modal untuk mendapatkan pasien lebih banyak lagi dan untuk mendapatkan pasien yang loyal. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien yaitu komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien BPJS di Ruang Perawatan Interna RSUD Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan pada tanggal 04 sampai 31 Desember 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien BPJS yang dirawat di Ruang Perawatan Interna RSUD Kota Makassar sebanyak 1854 pasien. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dan jumlah sampel sebanyak 126 pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan responden yang mengatakan komunikasi interpersonal perawat baik berjumlah 103 responden, dimana terdapat 80 responden (77,7%) yang puas dengan pelayanan kesehatan dan 23 responden (22,3%) yang tidak puas dengan pelayanan kesehatan. Sedangkan responden yang mengatakan komunikasi interpersonal perawat kurang berjumlah 23 responden, dimana terdapat 12 responden (52,2%) yang puas dengan pelayanan kesehatan dan 11 responden (47,8%) yang tidak puas dengan pelayanan kesehatan dengan nilai p=0,026. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien BPJS di Ruang Perawatan Interna RSUD Kota Makassar. Disarankan petugas rumah sakit khususnya perawat perlu membentuk komitmen bersama dalam hal memberikan pelayanan untuk meningkatkan sikap tanggap, peduli, ramah dan berkomunikasi yang baik kepada pasien tanpa membeda-bedakan pasien.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/201 HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT STRES PADA KLIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MAKASSAR 2020-06-27T03:38:52+00:00 Ajwar Ali ajwarali0193@gmail.com Muzakkir muzakkir@stikesnh.ac.id Sudirman sudirman@stikesnh.ac.id <p>Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan kesehatan yang berupa kumpulan gejala yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan ataupun resistensi insulin. Penyakit ini sudah lama dikenal, terutama dikalangan keluarga, khususnya keluarga berbadan besar (kegemukan) bersama dengan gaya hidup tinggi atau moderen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan tingkat stres pada klien diabetes melitus di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien diabetes melitus yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 84 pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan responden yang berpengetahuan baik berjumlah 59 responden, dimana terdapat 25 responden (42,4%) yang tidak mengalami stres dan 34 responden (57,6%) yang mengalami stres. Sedangkan responden yang berpengetahuan kurang berjumlah 25 responden, dimana terdapat 3 responden (12,0%) yang tidak mengalami stres dan 22 responden (88,0%) yang mengalami stres dengan nilai p=0,014. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dengan tingkat stres pada klien diabetes melitus di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Diharapkan responden untuk meningkatkan pengetahuan tentang penatalaksanaan Diabetes Melitus melalui media seperti internet demi mengurangi stres pada pasien.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/265 HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MENJALANKAN DIET 3J PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI RSUD SALEWANGAN MAROS 2020-06-27T03:25:00+00:00 Alhasby Marengke marengke92@gmail.com Indra Dewi indradewi@stikesnh.ac.id Rusni Mato rusnimato@stikesnh.ac.id <p>Diabetes Mellitus (DM) merupakan gangguan kesehatan yang berupa kumpulan gejala yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan ataupun resistensi insulin.Penyebab penyakit dan sakit yang terjadi di tengah masyarakat dewasa ini dikarenakan perilaku hidup yang kurang memperhatikan perilaku hidup sehat. Yang juga termasuk penyebab utama meningkatnya jumlah penderita diabetes mellitus, diketahui bahwa penyebab utama dari penderita diabetes mellitus disebabkan perilaku hidup individu, keluarga dan masyarakat kurang berorentasi pada pengetahuan. Dalam melaksanakan diet, penderita Diabetes Mellitus Tipe II harus mengikuti anjuran dalam aturan 3J, yaitu jumlah makan, jenis makan, dan jadwal makan. Jenis dan jumlah makan yang banyak mengandung gula serta jadwal yang tidak teratur dapat meningkatkan kadar gula darah sehingga terjadilah Diabetes Mellitus Tipe II. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan menjalankan diet 3J pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di RSUD Salewangan Maros.Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 desember 2017 sampai 28 januari 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian Analitik observasional dengan pendekatan penelitian cros sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling yang berjumlah 42 orang. Tehnik analisis data yang digunakan dengan analisis Chi-Square dengan Uji Fisher’s Exact sebagai alternatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan baik, dan dukungan keluarga yang mendukung serta mempunyai kepatuhan tergolong patuh. Kesimpulan dari penellitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet 3J (p = 0,019), dan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet 3J pada penderita diabetes mellitus tipe II di RSUD Salewangan Maros (p= 0,020).</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/181 HUBUNGAN SELF EFFICACY DAN MOTIVASI KELUARGA DENGAN KEINGINAN BERHENTI MEROKOK PADA SISWA SMA NEGERI 3 PANGKEP TAHUN 2019 2020-06-27T03:50:05+00:00 Nur Indah Sari D sarinurindah938@yahoo.com Sri Darmawan sridarmawan@stikesnh.ac.id Darwis darwis@stikesnh.ac.id <p>Melepaskan diri dari kebiasaan buruk merokok merupakan hal yang amat sulit bagi pecandu rokok, karena adanya ketergantungan fisik maupun psikis terhadap nikotin dalam tubuh pecandunya, Di Indonesia perilaku merokok mengalami peningkatan terbesar yang cenderung dimulai pada usia muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self efficacy dan motivasi keluarga dengan keinginan berhenti merokok pada siswa SMA Negeri 3 Pangkep. Desain penelitian adalah Crossectional Study dengan teknik pengambilan sampel total sampling, dengan populasi 53 sehingga sampel menjadi 53 responden di kelas XI IPA di SMA Negeri 3 Pangkep. Instrumen berupa kuesioner kemudian data dianalisis secara komputerisasi dengan  =0,05. Hasil penelitian yang menjadi kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa keinginan berhenti merokok memiliki hubungan signifikan dengan self efficacy =0,011 dan motivasi keluarga =0,272. Ditemukannya hubungan self efficacy dengan keinginan berhenti merokok diharapkan mampu menjadi informasi bagi pihak sekolah dan keluarga dalam menanggulangi fenomena merokok siswa.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/307 HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUA KOTA MAKASSAR 2020-06-29T00:45:16+00:00 Sri Angriani sriangrianisaleh@gmail.com Baharuddin sriangrianisaleh@gmail.com <p>Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit yang bersifat kronik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dalam urine akibat terganggunya metabolisme karena produksi dan fungsi hormon insulin tidak berjalan dengan seharusnya. Tingginya kadar gula darah dalam jangka waktu yang cukup lama dapat merusak beberapa sistem tubuh seperti, pembuluh darah jantung, ginjal, kerusakan syaraf, hingga kematian. Gangguan kecemasan merupakan penyakit penyerta yang sering muncul pada pasien diabetes melitus&nbsp; kecemasan pada penderita diabetes mellitus dikarenakan bahwa diabetes dianggap merupakan suatu penyakit yang menakutkan, kerena mempunyai dampak negatif yang kompleks terhadap kelangsungan kecemasan individu. Kadar gula darah yang meningkat merupakan efek umum dari diabetes tak terkontrol. Diabetes mellitus adalah penyakit yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan oleh pankreas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan <em>cross sectional. </em>Sampel di ambil secara <em>purposive sampling </em>berjumlah 33 responden. Penelitian ini dilakukan mulai tanggal 28 mei-28 juni 2019. Pengumpulan data primer dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi kadar gula darah. Berdasarkan hasil uji statistik (Chi-Square) yang menunjukan adanya hubungan tingkat kecemasan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan p<sub>value=</sub>0,001 (α=0,005).</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/259 FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPAN PERSALINAN IBU PRIMIGRAVIDA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATULAPPA KABUPATEN PINRANG 2020-06-27T03:40:47+00:00 Sartika shartikathika23@gmail.com Ernawati ernawati@stikesnh.ac.id Hasifah hasifah@stikesnh.ac.id <p>Kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin, lamanya hamil normal adalah 280 hari/40 minggu, dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT) sehingga dimulainya persalinan sejati. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kesiapan persalinan Ibu Primigravida di wilayah kerja Puskesmas Batulappa Kabupaten Pinrang 2019. Jenis penelitian yang dipakai dalam hal ini adalah Deskriptif Analitik dengan menggunakan pendekatan “Cros Sectional”. Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah Ibu Primigravida Trimester III yang melakukan pemeriksaan kehamilan dan melakukan persiapan persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Batulappa Kabupaten Pinrang sebanyak 34 responden selama periode 2018. Jumalah sampel dalam penelitian ini adalah 34 responden, Pengambilan sampel yang dilakukan pada penelitian ini adalah Non Probability Sampling dengan cara Total Sampling yaitu mengambil semua anggota Populasi menjadi Sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Setelah dilakukan pengumpulan data kemudian dilakukan pengolahan /tabulasi data dengan menggunaka microsoft excel dan di uji menggunakan Applikasi SPSS versi 22. Analisa data dilakukan analisis univariat dan biavariat. Dari hasil bivariat didapatkan terdapat hubungan faktor Sosial Ekonomi terhadap Kesiapan Persalinan Ibu Primigravida dengan nalai p=0,023&lt; ɑ=0,05, Terdapat hubungan faktor Dukungan Keluarga terhadap Kesiapan Persalinan Ibu Primigravida dengan p=0,036&lt;ɑ=0,05, Terdapat hubungan faktor Pengetahuan terhadap Kesiapan Persalinan Ibu Primigravida dengan nilai p=0,022&lt;ɑ=0,05. Kesimpulan Terdapat hubungan faktor Sosial Ekonomi terhadap Kesiapan Persalinan Ibu Primigravida Di Wilayah Kerja Puskesmas Batulappa Kabupaten Pinrang. Terdapat hubungan faktor Dukungan Keluarga terhadap Kesiapan Persalinan Ibu Primigravida Di Wilayah Kerja Puskesmas Batulappa Kabupaten Pinrang. Terdapat hubungan faktor Pengetahuan terhadap Kesiapan Persalinan Ibu Primigravida Di Wilayah Kerja Puskesmas Batulappa Kabupaten Pinrang.</p> 2020-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis