http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/issue/feed Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2022-12-12T13:11:29+00:00 Dr. Suarnianti, SKM.,S.Kep.,Ns.,M.Kes suarnianti@stikesnh.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal ini diharapkan dapat menjadi kontributor penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu kesehatan dan praktek kesehatan berbasis bukti (<em>evidenced based practice</em>). Bagi anda yang banyak berkutat dengan bidang ini, tentu jurnal ini akan menjadi referensi yang baik dalam perkembangan keilmuan dan wawasan pengetahuan untuk dapat mengembangkan diri, profesi, dan derajat kesehatan masyarakat.</p> http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/1181 The Literatur Riview Faktor Risiko Kejadian Dm Pada Penderita TB 2022-11-11T07:14:12+00:00 Hariani Hady harianicecant@gmail.com Muhammad Nur hady@poltekkes-mks.ac.id A.Fatimah Soraya hady@poltekkes-mks.ac.id Hariani Hariani hady@poltekkes-mks.ac.id <p>Komorbid kasus kejadian DM pada penderita TB diartikan sebagai munculnya dua penyakit pada seseorang sehingga orang tersebut dapat menderita TB lebih dulu lalu terkena penyakit DM, begitupun sebaliknya. Jika dilihat di Negara-negara Asia prevalansi DM pada penderita TB relative tinggi. Studi review ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko kejadian Dm pada penderita TB. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan literature review. Database yang digunakan adalah PubMed, dan Google Scholar. Hasil dari literature review didapatkan 10 studi yang memenuhi kriteria inklusi dalam review. Jumlah responden berbeda-beda,ada yang lebih dari seribu dan ada yang dibawa seribu. Rata-rata responden dalam penelitian ini berusia 18-70 tahun. Terdapat beberapa karakteristik faktor yang berhubungan dengan kejadian DM pada penderita TB. Tapi paling banyak ditemukan pada seseorang yang memiliki riwayat DM dalam keluarganya, kelompok usia &gt;50 tahun, jenis kelamin yang banyak ditemukan pada laki-laki, dan IMT &lt;18 kg/m². Kesimpulan dari penelitian terdapat empat faktor risiko DM pada penderita TB paling banyak ditemukan dengan seseorang yang memiliki riwayat DM, usia tua, jenis kelamin laki-laki, dan IMT kurang (underweight). Perlunya dilakukan skrinning DM pada pasien TB dan membantu untuk mendeteksi kasus-kasus DM lebih awal pada pasien TB.</p> 2022-12-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/1199 Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Dan Perilaku Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri 2022-11-23T01:19:01+00:00 Suhartatik Suhartatik suhartatik2212@gmail.com Hasifah Hasifah suhartatik2212@gmail.com Siti Aminah suhartatik2212@gmail.com Andi Efi suhartatik2212@gmail.com Sitti Rahmatia suhartatik2212@gmail.com Nuraeni Mustari suhartatik2212@gmail.com <p>Keputihan adalah keluarnya cairan yang berlebihan dari vagina yang terkadang disertai rasa gatal, nyeri, rasa terbakar di bibir kemaluan, kerap disertai bau busuk, dan menimbulkan rasa nyeri sewaktu buang air kecil. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian keputihan pada remaja putri di SMA Negeri 1 Ulaweng Kabupaten.Bone.. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian<em> deskriptif analitik</em> dengan pendekatan <em>Cross Sectional</em>. Instrumen atau alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket atau kuisioner. Data yang telah dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan komputer program komputer. Metode sampling yang digunakan adalah <em>Simple Random Sampling</em> dengan jumlah sampel 82 siswa. Hasil analisis bivariat menunjukkan pengetahuan (<em>p </em>= 0.055), dan perilaku (<em>p </em>= 0,048) memiliki pengaruh terhadap kejadian keputihan pada remaja di SMA Negeri 1 Ulaweng Kab.Bone. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan perilaku memiliki pengaruh terhadap kejadian keputihan pada remaja putri di SMA Negeri 1 Ulaweng Kabupaten Bone.</p> 2022-12-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/1206 Studi Literatur Tindakan Resusitasi Cairan Pada Pasien Perdarahan Dengan Syok Hipovolemik 2022-12-12T13:11:29+00:00 Abd. Hady Junaidi hadi3junaidi@gmail.com Esri Dewi Astuti L esri_dewi_astuti_l_2019@poltekkes-mks.ac.id Dyah Ekowatiningsih esri_dewi_astuti_l_2019@poltekkes-mks.ac.id Baharuddin K esri_dewi_astuti_l_2019@poltekkes-mks.ac.id Mardiana Mustafa esri_dewi_astuti_l_2019@poltekkes-mks.ac.id <p>Syok hipovolemik merupakan keadaan berkurangnya perfusi organ dan oksigenasi ke jaringan yang disebabkan gangguan kehilangan akut dari darah (syok hemoragik) atau cairan tubuh (non hemoragik) yang dapat disebabkan oleh berbagai keadaan sehingga berakhir dengan kegagalan multiorgan. Tujuan: Mengetahui tindakan resusitasi cairan pada pasien perdarahan dengan syok hipovolemik. Metode: Penelitian ini menggunakan studi literatur pada 10 artikel yang dipublikasikan dijurnal terakreditasi dan jurnal bereputasi. Hasil: Tindakan resusitasi cairan yang baik duganakan pada pasien perdarahan dengan syok hipovolemik yaitu cairan kristaloid dibandingkan cairan koloid. Cairan kristaloid baik digunakan pada pemberian pertama resusitasi karena memberikan ekspansi volume intravaskular segera melalui pengiriman volume kecil cairan. Sedangkan cairan koloid baik digunakan dalam perawatan lanjut karena cairan koloid memiliki berat molekul yang lebih besar. Kesimpulan: syok hipovolemik yang disebabkan perdarahan dengan tanda tekanan darah rendah, frekuensi nadi cepat, peningkatan laju nafas, arkal dingin, lemah, pucat, bahkan dapat kehilangan kesadaran. Oleh sebab itu tindakan resusitasi cairan pada pasien perdarahan dengan syok hipovolemik dapat dilakukan dengan pemberian cairan kristaloid. Tindakan resusitasi cairan ini salah satu terapi yang menentukan keberhasilan penanganan pasien kritis terutama pada pasien perdarahan, maka pentingnya pemberian resusitasi cairam dilakukan dengan tepat dan cepat.</p> 2022-12-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis