Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd <p>Jurnal ini diharapkan dapat menjadi kontributor penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu kesehatan dan praktek kesehatan berbasis bukti (<em>evidenced based practice</em>). Bagi anda yang banyak berkutat dengan bidang ini, tentu jurnal ini akan menjadi referensi yang baik dalam perkembangan keilmuan dan wawasan pengetahuan untuk dapat mengembangkan diri, profesi, dan derajat kesehatan masyarakat.</p> STIKES Nani Hasanuddin Makassar en-US Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2302-1721 PERBANDINGAN EKSPRESI RESEPTOR ETB PADA TIKUS WISTAR OBES DAN NON OBES HAMIL http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/336 <p>Pada ibu hamil, obesitas dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah hingga 2 kali lipat. Tujuan dari studi ini adalah membandingkan ekspresi reseptor ET<sub>B</sub> antara tikus wistar hamil obes dan hamil non obes. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Entomologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar. Penelitian ini adalah desain kontrol pasca uji. Sampel terdiri atas 11 tikus wistar yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 5 sampel dalam kelompok obes dan 6 sampel dalam kelompok nonobes. Data dianalisis dengan menggunakan uji-T tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan ekspresi&nbsp; Reseptor ET<sub>B</sub> tidak menunjukkan perbedaan bermakna (p= 0.067) pada kelompok obes dengan kelompok nonobes. Walaupun begitu ekspresi ET<sub>B</sub> pada tikus wistar obes hamil lebih rendah (0.87 pg/ml) dibandingkan pada tikus wistar nonobes hamil (1.52 pg/ml). Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara tikus wistar hamil obes dengan hamil non obes.</p> <p>&nbsp;</p> Evi Hudriyah Hukom Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 204 207 HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KEPATUHAN TERAPI DIET PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD KOTA MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/341 <p>Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang terjadi karena glukosa darah tidak dapat digunakan dengan baik, sehingga mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan <em>self efficacy </em>dengan kepatuhan menjalankan terapi diet pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Kota Makassar.Penelitian ini menggunakan rancangan <em>Cross Sectional. </em>Pengambilan sampel menggunakan teknik <em>a</em><em>cc</em><em>idental sampling</em> dan didapatkan 76 responden.Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Data yang telah dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan computer program <em>Microsoft Excel</em> dan Program Statistik SPSS (<em>Statistical Product and Service Solutions</em>)&nbsp; versi 17.0 dengan uji <em>Chi-Square</em>. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan <em>self efficacy</em> dengan kepatuhan menjalankan terapi diet di dapatkan nilai<em> p</em> = 0.000. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan <em>self efficacy </em>dengan kepatuhan menjalankan terapi diet pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Kota Makassar.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Junaiddin Junaiddin Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 208 211 HUBUNGAN PENERAPAN ATRAUMATIC CARE DENGAN KECEMASAN PADA ANAK YANG MENJALANI HOSPITALISASI DI RSUD KOTA MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/354 <p>Kecemasan merupakan respon individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan dialami oleh semua makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari. Atraumatic care merupakan tindakan perawatan yang tidak menimbulkan adanya trauma pada anak dan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penerapan atraumatic care dengan kecemassan pada anak yang menjalani hospitalisasi di RSUD Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 341 orang dengan jumlah sampel sebesar 77 responden. Tekhnik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan cara simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan data menggunakan SPSS versi 22.0 dan disajikan dalam bentuk tabel atau narasi. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan dengan menggunakan uji chi-square, dengan taraf kesalahan ρ = 0,05. Hasil uji Chi-Square dengan koreksi Pea Fisher's Exact Test diperoleh nilai p = 0,004 yang berarti nilai p lebih kecil dari nilai (α) 0,05, artinya H0 ditolak, dengan demikian penerapan antraumatic care berhubungan dengan kecemasan anak di RSUD Kota Makassar. Disimpulkan dalam penelitian ini bahwa ada hubungan antara atraumatic care dengan kecemasan pada anak di RSUD kota makassar. Saran dalam penelitian ini adalah mengembangkan keilmuan secara mendalam yang berhubungan dengan pelayanan atraumatic care pada anak saat hospitalisasi sehingga dapat menurunkan kecemasan pada anakKecemasan merupakan respon individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan dialami oleh semua makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari. Atraumatic care merupakan tindakan perawatan yang tidak menimbulkan adanya trauma pada anak dan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penerapan atraumatic care dengan kecemassan pada anak yang menjalani hospitalisasi di RSUD Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 341 orang dengan jumlah sampel sebesar 77 responden. Tekhnik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan cara simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan data menggunakan SPSS versi 22.0 dan disajikan dalam bentuk tabel atau narasi. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan dengan menggunakan uji chi-square, dengan taraf kesalahan ρ = 0,05. Hasil uji Chi-Square dengan koreksi Pea Fisher's Exact Test diperoleh nilai p = 0,004 yang berarti nilai p lebih kecil dari nilai (α) 0,05, artinya H0 ditolak, dengan demikian penerapan antraumatic care berhubungan dengan kecemasan anak di RSUD Kota Makassar. Disimpulkan dalam penelitian ini bahwa ada hubungan antara atraumatic care dengan kecemasan pada anak di RSUD kota makassar. Saran dalam penelitian ini adalah mengembangkan keilmuan secara mendalam yang berhubungan dengan pelayanan atraumatic care pada anak saat hospitalisasi sehingga dapat menurunkan kecemasan pada anak.</p> Feny Alfiah A Erna Kadrianti Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 212 215 HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI AKADEMIK ANAK KELAS 5 SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BENGO KABUPATEN BONE http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/355 <p>Status gizi terbagi atas gizi baik, gizi kurang, dan gizi lebih. Status gizi masyarakat ditentukan oleh makanan yang dimakan, hal tersebut dipengaruhi oleh penyebab lagsung, penyebab tidak langsung dan penyebab mendasar. Prestasi belajar siswa bukan semata-mata karena kecerdasan siswa saja tetapi ada faktor lain yang dapat mempengaruhi prestasi belajar tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa adalah faktor endogen yang meliputi faktor fisik dan psikis, faktor eksogen meliputi keluarga, faktor sekolah, dan lingkungan lain. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Analitik dan menggunakan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 82 siswa dan didapatkan 68 responden sesuai dengan kriteria inklusi dengan tehnik pengambilan sampel yaitu non probability sampling dengan sampling purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung dengan menggunakan lembar observasi yang diisi langsung oleh peneliti dan data dioleh dengan Analisis Statistik menggunakan uji chi square dengan tingkat kesalahan (α=0.05) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisa data menunjukan hubungan status gizi dengan prestasi akademik anak kelas 5 sekolah dasar di Kecamatan Bengo Kabupaten Bone degan nilai p=0.032 yang artinya &lt;α=0.05 penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi akademik anak kelas 5 sekolah dasar di Kecamatan Bengo Kabupaten Bone.</p> Henni Maryam Jamaluddin H. Arham Alam Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 216 220 GAMBARAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KERJA PMO PADA PENDERITA TB PARU DI BBKPM MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/356 <p>Tuberkulosis atau TB adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh basil Mikobakterium Tuberkulosis yang merupakan salah satu penyakit saluran pernapasan bagian bawah yang sebagian basil tuberkulosis masuk ke dalam jaringan paru melalui <em>airbone infection</em>. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan dan motivasi kerja Pengawas Menelan Obat pada penderita TB Paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode <em>deskriptif</em>. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 45 orang.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah <em>non probability sampling</em> yaitu <em>purposive sampling</em> dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Analisa data yang digunakan analisa univariat dengan tampilan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari total 30 responden (100%) yang diteliti, yang memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 26 responden (87%) dan yang memiliki tingkat pengetahuan yang kurang sebanyak 4 responden (13%). Sedangkan yang mempunyai motivasi yang baik sebanyak 23 responden (77%) dan yang mempunyai motivasi yang kurang sebanyak 7 responden (23%). Disimpulkan bahwa dari hasil penelitian tentang gambaran pengetahuan dan motivasi kerja Pengawas Menelan Obat pada penderita TB Paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM), didapatkan bahwa Pengawas Menelan Obat didominasi memiliki pengetahuan dan motivasi yang baik.</p> Sulastri Ningsih Jamila Kasim Muhammad Yasir Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 221 226 HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SABUTUNG KABUPATEN PANGKEP http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/357 <p>Tekanan darah yang tinggi merupakan faktor resiko yang kuat dan penting untuk penyakit-penyakit kardiovaskuler dan penyakit ginjal, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan gagal ginja. Tekanan darah yang tinggi dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, faktor lingkungan dan interaksi antara kedua faktor tersebut. Berdasarkan penyebab hipertensi dapat dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu hipertensi esensial atau hipertensi primer, yaitu hipertensi dengan penyebab yang belum diketahui dengan jelas dan hipertensi sekunder, dimana hipertensi terjadi sebagai akibat dari penyakit lain Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Sabutung Kabupaten Pangkep. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan <em>cross sectional study</em> dan dilaksanakan di Puskesmas Sabutung Kabupaten Pangkep pada tanggal 12 Desember 2018 sampi 12 Januari 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang berobat di Puskesmas Sabutung sebanyak 70 populasi. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah <em>purposive sampling</em> dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara gaya hidup pola makan dengan kejadian hipertensi (<em>p</em>=0,024) dan hubungan antara gaya hidup latihan fisik dengan kejadian hipertensi (<em>p</em>=0,028). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara gaya hidup pola makan dan latihan fisik dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Sabutung Kabupaten Pangkep.</p> Bustang Arifin Syaifuddin Zaenal Irmayani Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 227 231 HUBUNGAN PENERAPAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK USIA 2-60 BULAN DI PUSKESMAS PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/358 <p>Penyakit diare merupakan penyebab utama kematian kedua di Dunia. Diare dapat berlangsung beberapa hari dan dapat mengakibatkan dehidrasi air dan garam yang diperlukan untuk bertahan hidup. Bagi kebanyakan orang, dehidrasi berat dan kehilangan cairan adalah penyebab utama kematian diare. Sekarang, penyebab lain seperti infeksi bakteri septik kemungkinan akan menyebabkan peningkatan proporsi kematian terkait diare. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan penerapan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dengan kejadian diare pada anak usia 2-60 bulan di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan <em>cross sectional study</em> dan dilaksanakan di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar pada pada tanggal 17 Desember 2018 sampai 17 Januari 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 2-60 bulan yang pernah mengalami diare yang datang berkunjung di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah <em>accidental sampling</em> dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang memiliki penerapan MTBS baik berjumlah 21 responden, dimana terdapat 15 responden (71,4%) yang anaknya sembuh dari diare dan 6 responden (28,6%) yang anaknya tidak sembuh dari diare. Sedangkan responden yang memiliki penerapan MTBS kurang berjumlah 9 responden, dimana terdapat 2 responden (22,2%) yang anaknya sembuh dari diare dan 7 responden (77,8%) yang anaknya tidak sembuh dari diare. Hasil uji statistik dengan <em>Chi-square</em> diperoleh nilai <em>p</em>=0,018. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan penerapan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dengan kejadian diare pada anak usia 2-60 bulan di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar.</p> Nurlaela Darwis Indra Dewi Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 232 236 GAMBARAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANJUT USIA DIDESA BUKU KECAMATAN MAPILLI KABUPATEN POLEWALI MANDAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/353 <p>Lanjut Usia mengalami perubahan besar dalam hidup mereka, salah satu perubahan&nbsp; tersebut adalah perubahan pada sistem syaraf yang dapat bermanifestasi pada penurunan fungsi kognitif. Penurunan fungsi kognitif terjadi pada hampir semua Lanjut Usia dan prevelensinya meningkat sering bertambahnya usia. Perubahan kognitif seseorang dikarenakan perubahan biologis yang dialaminya dan umumnya berhubungan dengan proses penuaan.Perhatian dan pengetahuan masyarakat terhadap gangguan kognitif saat ini masih sangat kurang. Masyarakat cenderung menganggap hal tersebut sebagai bagian dari proses menua yang wajar. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat jumlah lansia berumur ≥ 60 tahun yang mengalami gangguan fungsi kognitif sebesar 222.093 atau sekitar 31,3 % dari 707.954 lansia. Bentuk peneltian ini adalah deskriptif, dengan menggunakan metode <em>cross sectional </em>dari data primer hasil pemeriksaan status mental. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 53 orang yang sesuai kriteria inklusi dan bersedia menjadi responden. hasil penelitian dan pembahasan dapat di simpulkan bahwa sebagian besar lanjut usia memiliki fungsi kognitif dalam batas normal dengan pemeriksaan MMSE dan Mini Cog. Kemampuan lanjut usia yang paling menunnjukan penurunan fungsi kognitif ialah usia 60-74 tahun, dan jenis kelamin perempuan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar lansia di Desa Buku Kecamatan Mapilli memiliki gambaran fungsi kognitif yang normal.</p> Idawati Binti Ambohamsah Darmiati Nur Lady Sia Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 237 240 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMALANREAKOTA MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/359 <p>Campak merupakan penyakit infeksi yang sangat menular (infeksius) yang disebabkan oleh virus, pada umumnya menyerang anak-anak serta merupakan penyakit endemis dibanyak belahan dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi sikap ibu terhadap pemberian imunisasi campak di wilayah kerja puskesmas tamalanrea kota makassar. Penelitian ini menggunakan analitic observasional dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, didapatkan 42 responden.Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisi dengan menggunakan komputer program miscrosoft excel dan program statistik (SPSS). Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji chi-quare (0,05) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis bivariat di dapatkan tidak ada hubungan motivasi dengan sikap ibu dalam pemberian imunisasi campak dengan nilai (ρ=0,079), tidak terdapat hubungan pengetahuan dengan sikap ibu dalam pemberian imunisasi campak dengan nilai (ρ=0,067), terdapat hubungan budaya dengan sikap ibu dalam pemberian imunisasi campak dengan nilai (ρ=0,001).</p> Wardhal Fitrah Sitti Nurbaya Yasir Haskas Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 241 245 PENGARUH PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PELAKSANAAN BOUNDING ATTACHMENT PADA IBU NIFAS http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/349 <p><em>Bounding attchment</em> memegang peranan penting yang akan memberikan kenyamanan dan kehangatan pada si bayi, dimana bayi akan merasa dicintai, diperhatikan, dipercayai serta dapat menumbuhkan sikap sosial, sehingga bayi dapat merasa aman dan berani untuk melakukan eksplorasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan dukungan suami terhadap pelaksanaan <em>bounding attachment</em> pada ibu nifas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian <em>deskriptif analitik </em>dengan pendekatan <em>cross sectional. </em>Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik<em>purposive sampling</em>dan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji stastistik <em>Fisher extact test </em>dan tingkat kemaknaan <em>ρ </em>Value &lt; 0,05. Berdasarkan hasil analisis uji <em>confounding </em>pada karakteristik responden, didapatkan hasil karakteritik paritas menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna terhadap pelaksanaan <em>bounding </em>attachment (ρ 0,000 &lt; 0,05) yang berarti bahwa hasil dari penelitian dan intervensi yang diberikan terdapat pengaruh dari karakteristik sampel penelitian. Hasil analisis uji <em>fisher</em> pada pengaruh pengetahuan terhadap pelaksanaan <em>bounding attachment</em> diperoleh nilai <em>ρ</em>= 0,014 berarti ada pengaruh pengetahuan terhadap pelaksanaan <em>bounding attachment</em>. Sedangkan pengaruh dukungan suami terhadap pelaksanaan <em>bounding attachment</em> diperoleh nilai <em>ρ</em>= 1,000 berarti tida ada pengaruh dukungan suami terhadap pelaksanaan <em>bounding attachment</em><em>. </em>Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh karakteristik paritas terhadap hasil dan intervensi penelitian, ada pengaruh pengetahuan terhadap pelaksanaan <em>bounding attachment</em> dan tidak ada pengaruh dukungan suami terhadap pelaksanaan <em>bounding attachment</em>. Diharapkan adanya upaya untuk bagi keluarga, kiranya berperan aktif dalam mengawasi, membimbing, dan memberikan dukungan dan motivasi kepada ibu untuk melakukan <em>bounding attachment.</em></p> Indah Yun Diniaty R Arisna Kadir Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 246 251 KEJADIAN ANGIOPATI PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS JONGAYA MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/351 <p>Diabetes Melitus (DM) tipe 2 dapat terjadi akibat perubahan pola makan, aktivitas fisik berkurang, dan perilaku lain yang menunjukkan pola perilaku dan gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu komplikasi DM yaitu angiopati. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kejadian angiopati pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini bersifat desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Puskesmas Jongaya Makassar. Populasi penelitian ini adalah pasien lansia dengan diabetes melitus tipe 2 dan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, teknik palpasi nadi dorsalis pedis dan posterior tibialis. Hasil: Hasil penelitian didapatkan distribusi yang mayoritas angiopati perempuan (34.3%), lanjut usia (20%), Ibu Rumah Tangga (25.7%), tidak merokok (37.1%), tekanan darah tahap 1 (17.1%), dan IMT normal (22.9%). Disarankan bagi peneliti selanjutnya dapat menambah jumlah sampel, variabel, serta waktu dilakukannya penelitian yang berkaitan dengan gambaran kejadian angiopati pada lansia dengan DM tipe 2.</p> <p>&nbsp;</p> Eka Suprapti Halbina Famung Halmar Megawati Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 252 256 GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PENCEGAHAN KEKURANGAN DOCOSA HEXAENOIC ACID (DHA) PADA ANAK USIA 4-8 TAHUN DI DUSUN BILAYA DESA PALLANTIKANG KABUPATEN GOWA http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/360 <p>Mengingat gizi merupakan faktor penting dalam pola tumbuh kembang anak, maka memperhatikan kebutuhan dan porsi pemberian menjadi wajib bagi orang tua. Riset Kesehatan Dasar, status gizi kurang 13.8% dan buruk 3.9%, sedang proporsi gizi buruk dan kurang dari seluruh provinsi Indonesia berada diposisi 17,7%, Sedang di Sulawesi Selatan pada tahun 2017 gizi buruk 4.5% dan gizi kurang 15.2% hal ini memberikan efek resiko tinggi balita kurus 20.6%. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui gambaran pengetahuan orang tua terhadap pencegahan kekurangan DHA pada anak usia 4-8 tahun di Dusun. Bilaya, Desa. Pallantikang, Kabupaten. Gowa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 39 responden. tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling, Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data dianalisis menggunakan SPSS dan menggunakan analisa univariat dengan Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase tertinggi, umur paling banyak adalah 18-25 tahun dengan jumlah responden sebanyak 19 responden (48,7%), Pendidikan SMP-SMA dengan jumlah 27 responden (69,2%). kelompok IRT dengan jumlah 18 responden (46,2%). kesimpulan bahwa gambaran pengetahuan orang tua orang tua terhadap pencegahan kekurangan docosa hexaenoic acid (DHA) pada anak usia 4-8 tahun, baik dengan persentase 74,4% (29 responden), beberapa faktor yang mempengaruhi pengetahuan orang tua terhadap pencegahan kekurangan docosa hexaenoic acid (DHA) yakni umur, pendidikan dan pekerjaan.</p> Sigit Purnomo Sri Darmawan Hj. St. Aminah Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 257 262 HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT JALAN RUMAH SAKIT GMIM KALOORAN AMURANG http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/361 <p>Keluhan yang sering disampaikan oleh pasien yang tidak puas adalah kurangnya komunikasi dari perawat dan ketidak jelasan akan proses perawatan, sehingga pasien akan mengeluhkan lamanya waktu menunggu perawat setelah proses masuk ruangan perawatan, lamanya perawat menjawab panggilan pasien, sikap perawat yang tidak bersahabat, kurang memberikan pendidikan kesehatan untuk perawatan dirumah, perawat kurang perhatian, perawat tidak menjelaskan tentang program pengobatan dan proses penyakit. Tujuan penelitian yaitu diketahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah SakitGMIM Kalooran Amurang. Jenis penelitian yaitu deskriptif analitik dengan metode pendekatan yang digunakan adalah cross sectional Study, waktu pada bulan Mei 2020 dan tempat penelitian di Rumah Sakit GMIM Kalooran Amurang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh paaien yang dirawat diruang rawat jalan .Rumah Sakit GMIM Kalooran Amurang berjumlah 42 responden. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% bila .Hasil penelitian nilai P = 0,002 yaitu lebih kecil dari nilai α = 0,05. Kesimpulan dari hasil penelitian terlihat bahwa sebagian besar perawat memiliki komunikasi terapeutik yang baik. Dari hasil penelitian terlihat bahwa sebagian besar pasien merasa puas dengan pelayanan kesehatan, Saran penelitian ini diharapkan Penelitian ini diharapkan dapat membantu kita lebih memahami tentang hubungan antara perawat pasien yang terapeutik.</p> Thirsa O. Mongi Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 263 269 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WANITA MENOPAUSE DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/362 <p>Meningkatnya kejadian kanker payudara disebabkan kurangnya keinginan melakukan deteksi secara dini. Upaya untuk mengajak masyarakat melakukan deteksi dini masih banyak berasal dari kelompok-kelompok yang peduli, umumnya lembaga swadaya masyarakat, lembaga penelitian atau perorangan Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mencari analisis faktor yang mempengaruhi wanita menopause dengan kejadian kanker payudara di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah Case Control Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita yang terdiagnosa kanker dan tidak terdiagnosa kanker sebanyak 52 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita yang terdiagnosa kanker payudara dan yang tidak terdiagnosa kanker payudara di RSUD Syekh Yusuf Gowa tahun 2018 sebanyak 52 orang dengan perbandingan 1 : 1 yaitu 26 orang yang mengalami kanker payudara dan 26 orang yang tidak mengalami kanker payudara dengan tehnik Total Sampling.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara umur dengan kejadian kanker payudara pada wanita menopause. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara usia saat menarche dengan kejadian kanker payudara pada wanita menopause. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara status pernikahan dengan kejadian kanker payudara pada wanita menopause. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat meningkatkan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya kanker payudara terutama pada umur berisiko tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya kanker payudara. Untuk usia saat menarche berisiko tinggi dan usia menarche risiko tinggi dan status pernikahan agar senantiasa melakukan pemeriksaan baik dengan melakukan mammografi ataupun pemeriksaan USG.</p> Syamsuryanita Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 270 276 HUBUNGAN PEMBERIAN BANTUAN CARA MENYUSUI YANG BENAR DAN ANJURAN MENYUSUI ON DEMAND DENGAN CAKUPAN ASI EKSKLUSIF DI KABUPATEN PANGKEP http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/363 <p>ASI Eksklusif&nbsp;adalah pemberian&nbsp;ASI&nbsp;saja selama enam bulan pertama tanpa minuman atau makanan tambahan lain. Setelah 6 bulan, pemberian&nbsp;ASI&nbsp;dengan makanan pendamping&nbsp;ASI, lalu&nbsp;ASI&nbsp;dilanjutkan sampai dengan dua tahun atau lebih. ASI&nbsp;mengandung protein yang berfungsi melindungi bayi dari infeksi kuman sehingga dapat mengurangi angka kematian bayi yang disebabkan oleh penyakit seperti radang paru-paru serta mempercepat proses penyembuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemberian bantuan cara menyusui yang benar dan anjuran meyusui on demand dengan cakupan ASI Eksklusif. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangn cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala puskesmas /penanggung jawab program dan ibu post partum yang berada di seluruh puskemas Kabupaten Pangkep yaitu sebanyak 23 puskesmas. Penarikan sampel dari populasi penelitian dilakukan dengan cara <em>purposive sampling</em> yaitu puskesmas yang memiliki rawat inap di kabupaten pangkep sebanyak 22 puskesmas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melihat laporan ASI Eksklusif Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, pembagian kuesioner, wawancara kemudian diolah dengan menggunakan program SPSS dengan uji chi square. Teknik analisa data dengan menggunakan uji univariat, bivariat dan multivariate dengan metode <em>forward stepwice (conditional).</em> Berdasarkan hasil analisis hubungan&nbsp; cara menyusui yang benar&nbsp; dengan&nbsp; cakupan ASI Eksklusif diperoleh nilai p=1,000 (p&gt;0,05) berarti Ho diterima. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pemberian bantuan cara menyusui yang benar dengan cakupan ASI Eksklusif. Sedangkan hubungan menyusui On Demand dengan cakupan ASI Eksklusif diperoleh nilai p=0,040 (p&lt;0,05) berarti Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan pelaksanaan anjuran menyusui On Demand dengan cakupan ASI Eksklusif.</p> Nasriani Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 277 281 HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS TERHADAP PELAKSANAAN MANAJEMEN LAKTASI DI RUANG PERAWATAN NIFAS RSKD IBU DAN ANAK PERTIWI MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/364 <p>Manajemen laktasi adalah segala daya upaya yang dilakukan untuk membantu ibu mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya. Manajemen laktasi dimulai dari masa kehamilan (antenatal), saat segera bayi lahir, masa neonatus, masa menyusui selanjutnya (post natal), sehingga keberhasilan menyusui dapat dicapai dengan baik dan bayi memperoleh kondisi gizi dan kesehatan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas terhadap pelaksanaan manajemen laktasi di RSKD ibu dan anak pertiwi Makassar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Survay Analtik dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2017 sampai 11 Januari 2018. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas yang menjalani perawatan di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Makassar. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang yang menjalani pengobatan dan perawatan. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan ibu nifas (ρ=0,01), sikap ibu nifas (ρ=0,01), pelaksanaan manajemen laktasi (ρ=0,01). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi berhubungan dengan pelaksanaan manajemen laktasi di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Makassar. Sikap ibu tentang manajemen laktasi berhubungan dengan pelaksanaan manajemen laktasi di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Makassar. Diharapkan petugas kesehatan mempertahankan melakukan pendidikan kesehatan seperti penyuluhan tentang ASI Eksklusif, IMD, dan mendemonstrasikan secara langsung praktik menyusui yang baik dan benar, serta membantu ibu dalam mengatasi masalah-masalah dalam menyusui.</p> Irtawati Suhartatik Hasriana Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 282 286 HUBUNGAN DISMENORE DENGAN AKTIVITAS BELAJAR SISWI DI SMA NEGERI 1 SUNGGUMINASA GOWA http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/365 <p>Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri. Dismenore ditandai dengan nyeri perut bagian bawah dan dapat disertai dengan gejala lainnya. Dismenore juga menyebabkan perubahan emosional seperti tidak mampu berkonsentrasi, dan perubahan mood yang berubah-ubah.. Dismenore sangat berdampak pada aktivitas belajar siswi disekolah menjadi terganggu dan tidak jarang hal ini membuat mereka tidak masuk sekolah. Selain itu dismenore menyebabkan siswi tidak dapat berkosentrasi belajar dan motivasi belajar akan menurun.Intensitas nyeri dismenore yang dirasakan pada setiap remaja putri berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah di ketahuinya hubungan dismenore dengan aktivitas belajar di SMA Negeri 1 Sungguminasa Gowa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah teknik insidental sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswi kelas X MIPA dan BHS sebanyak 328 orang dan didapatkan 86 sampel sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan kuesioner dan wawancara. Data yang telah terkumpul diolah dan dianalisis dengan analisis univariat dan analisis bivarat. Penelitian menggunakan uji korelasi dan di dapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang artinya nilainya lebih kecil dari 0,05 sehingga ada hubungan dismenore dengan aktivitas belajar. Dan nilai person correlation diperoleh nilai r = 0,559 nilai tersebut berada di antara 0,41-0,60 artinya tingkat hubungan dismenore dengan aktivitas belajar siswi di SMA Negeri 1 Sungguminasa Gowa termasuk kategori kolerasi sedang. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan dismenore dengan aktivitas belajar siswi di SMA Negeri 1 Sungguminasa Gowa. Saran Di harapkan kepada guru untuk memberikan kesempatan beristrirahat kepada siswi yang sedang mengalami dismenore atau menyarankan untuk memeriksakan kesehatan siswi di tenaga kesehatan dan Bagi pelajar diharapkan untuk lebih menjaga kesehatan untuk mengurangi rasa nyeri dismenore agar tidak mengganggu aktivitas belajar</p> Firawati Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 287 290 FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU BERSALIN DI RSUD SALEWANGANG MAROS http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/366 <p>Ketuban pecah dini (KPD) atau ketuban pecah sebelum waktunya (KPSW) atau ketuban pecah premature (KPP) adalah keluarnya cairan dari jalan lahir/vagina sebelum proses persalinan.ketuban pecah dini (KPD) merupakan salah satu kasus obsetri yang menjadi penyebab terbesar persalinan premature dengan berbagai akibatnya. Dampak ketuban pecah dini bisa terjadi pada ibu dan janin.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur, paritas, pekerjaan dengan kejadian ketuban pecah dini di RSUD salewangang maros.Manfaat penelitian ini sebagai informasi yang di berikan kepada ibu hamil agar dapat mengetahui tentang kejadian ketuban pecah dini.Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan rancangan cross sectionaldengan populasi sebanyak 115 orang dan sampel sebanyak 54 orang. Data di kumpulkan dengan menggunakan kuisioner kemudian diuji dengan menggunakan uji statistik Chi square dengan tingkat kesalahan 0,05.hasil uji statistik kejadian ketuban pecah dini untuk variabel umur diperoleh bahwa nilai p= 0,01 &lt;α 0,05 , untuk variabel paritas di peroleh bahwa nilai p = 0,02 &lt;α 0,05 dan variabel pekerjaan di peroleh bahwa nilai p = 0,02 &lt;α0,05. hal ini berarti hasil penelitian menunjukkan bahwa umur, paritas, pekerjaan berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini. Di harapkan agar wanita menikah di usia yang aman, dan memberikan penyuluhan penerimaan pelayanan keluarga berencana, dan menjaga kehamilan dengan tidak bekerja terlalu berat agar mengurangi risiko ketuban pecah dini.</p> Jumriah Hasifah Irnawati Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 291 295 HUBUNGAN CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEIN RUANG RAWAT INAP KELAS III RSUD. BARRU http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/367 <p>Mutu pelayanan keperawatan sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan, bahkan menjadi salah satu faktor penentu citra institusi pelayanan kesehatan (rumah sakit) di mata masyarakat. Salah satu indikator mutu layanan keperawatan adalah kepuasan pasien. Perilaku Caring perawat menjadi jaminan apakah layanan perawat bermutu atau tidak pada rumah sakit tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap kelas III RSUD Barru. Penelitian ini menggunakan rancangan observasi analitk, dengan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 61 orang yang didapat dengan metode propability sampling dengan teknik claster sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan wawancara, kemudian data diolah menggunakan komputer program SPSS versi 16,0 uji che-square dengan hasil nilai ρ = 0,003 lebih kecil dari α = 0,05. Disimpulkan bahwa ada hubungan caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap kelas III RSUD Barru.</p> Yasir Haskas Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 296 299 HUBUNGAN MOTIVASI MENJADI PERAWAT DENGAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) MAHASISWA TINGKAT II DI AKPER MAPPA OUDANG MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/368 <p>Mahasiswa dalam proses perkuliahan di perguruan tinggi akan ditentukan oleh prestasi belajar, parameter keberhasilan mahasiswa dalam belajar dapat dilihat dari nilai akademik atau indeks prestasi (IP). Prestasi belajar adalah suatu hasil yang telah diperoleh atau dicapai dari aktivitas yang telah dilakukan atau dikerjakan. Dengan mengetahui prestasi belajar mahasiswa dapat diketahui kedudukan mahasiswa yang pandai, sedang atau kurang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan motivasi menjadi perawat dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa tingkat II di Akper Mappa Oudang Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian bersifat observasional analitik dengan rancangan cross sectional studi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 81 responden, dimana cara pengambilan sampel yaitu total sampling dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil uji hipotesis chi square diperoleh nilai ρ=0,490 &gt; α (0,05). Dari hasil pembahasan peneliti menarik simpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara motivasi menjadi perawat dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa tingkat II di Akper Mappa Oudang Makassar. Peneliti menyarankan agar tenaga pengajar yang terlibat dalam proses belajar mengajar lebih dapat memotivasi mahasiswa untuk belajar dan menciptakan suasana lingkungan dan hubungan akademik mahasiswa yang memotivasi belajar mahasiswa dan penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai referensi dalam perkembangan ilmu keperawatan.</p> Erna Kadrianti Adriani Kadir M. Ilham Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-08-29 2020-08-29 15 3 300 305