Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd <p>Jurnal ini diharapkan dapat menjadi kontributor penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu kesehatan dan praktek kesehatan berbasis bukti (<em>evidenced based practice</em>). Bagi anda yang banyak berkutat dengan bidang ini, tentu jurnal ini akan menjadi referensi yang baik dalam perkembangan keilmuan dan wawasan pengetahuan untuk dapat mengembangkan diri, profesi, dan derajat kesehatan masyarakat.</p> STIKES Nani Hasanuddin Makassar en-US Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2302-1721 HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR PERSONAL HYGIENE ANAK KELAS 1 DAN 2 DI SDN PANAIKANG 1 MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/395 <p>Masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia sekolah dasar adalah penyakit yang berhubungan dengan kebersihan diri anak. Salah satu contoh dukungan yang kondusif dari orang tua adalah bentuk pola asuh. Pola asuh yang berbeda akan memberikan dampak yang berbeda terhadap anak khususnya kemandirian anak dalam pemenuhan personal hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap pemenuhan kebutuhan dasar personal hygiene anak kelas 1 dan 2 di SDN Panaikang 1 Makassar. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling dan diperoleh sampel yaitu 59 siswa. Analisis menggunakan uji Chi Square menunjukkan ada hubungan antara pola asuh orang tua terhadap pemenuhan kebutuhan dasar personal hygiene anak kelas 1 dan 2 di SDN Panaikang 1 Makassar (p&lt;0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa HA diterima, atau terdapat hubungan antara pola asuh otoriter (p= 0,002&lt;α), pola asuh permisif (p= 0,000&lt;α), pola asuh demokratis (p= 0,022&lt;α) terhadap pemenuhan personal hygiene. Dari hasil peneilitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua (otoriter, permisif, demokratis) terhadap personal hygiene di SDN Panaikang 1 Makassar</p> Grace Narumi Syukur Irmayani Irmayani Mutmainnah B Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 394 399 HUBUNGAN PERAN KELUARGA DALAM MERAWAT LANSIA DENGAN KEJADIAN OSTEOATRITIS DI DUSUN AIK NYET NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/369 <p>Lansia yang mengalami osteoathritis mempunyai dampak social ekonomi yang besar, baik di Negara maju maupun di Negara berkembang. Diperkirakan satu sampai dua juta orang lanjut usia di Indonesia mengalami kecacatan karena Osteoathritis (potter &amp; perry,2013). Nyeri yang dirasakan pada daerah persendian dan tidak dapat penanganan dengan baik akan mempengaruhi kenyamanan tubuh dan akan berdampak pada penurunan aktivitas (imobilisasi) Peran keluarga sangat penting dan keluarga perlu mengetahui bagaimana untuk mengatasi nyeri persendian dalam merawat Lansia yang dapat di lakukan dengan cara terapi fisik dan dapat dilakukan terapi kompres air hangat pada bagian area yang terkena nyeri,kompres tersebut dapat memberikan efek fisiologi dengan meningkatkan relaksasi otot pergerakan sendi ( Rifham,2012). Metode:. Desain penelitian bersifat Observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross setional dengan tehnik sampling simple random sampling dengan jumlah responden 69 orang. Hasil: Uji Chi-Square test dengan taraf kesalahan (α)= 0,05 diperoleh Hasil uji korelasi spearman rank di dapatkan p-value = 0,01 jadi p-value &lt; 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada Hubungan Peran Keluarga dengan Kejadian Osteoathritis pada Lansia. Nilai korelasi spearman rank sebesar 0,385 menunjukan bahwa arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi lemah. Kesimpulan; Peran Keluarga dalam merawat lansia di Dusun Aik Nyet Desa Buwun Sejati Kecamatan Narmada sebagian besar memiliki peran keluarga sedang.. dengan Kejadian Osteoathritis sebagian besar membaik.</p> Syamdarniati Syamdarniati Indah Wasliah Heri Bahtiar Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 412 415 FAKTOR RISIKO KEJADIAN HEMOROID PADA PASIEN DI RUANGAN POLI BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TENRIAWARU KABUPATEN BONE http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/393 <p>Hemoroid atau lebih sering dikenal dengan sakit ambeien merupakan beban kesehatan utama di negara-negara yang sedang berkembang yang sedang mengalami transisi demografi dan perubahan pola hidup dalam masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien di Ruangan Poli Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan rancangan case control study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konstipasi merupakan faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien (91,000&gt;1), obesitas bukan merupakan faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien (1,000=1), dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien (1,750&gt;1) di Ruangan Poli Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Kabupaten Bone. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah konstipasi dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien, sedangakan obesitas bukan merupakan faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien di Ruangan Poli Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Kabupaten Bone</p> Risma Desy Purnamasari Idrus Rifatunnisa Rifatunnisa Edy Supardi Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 383 388 KURNIAWATI, GAMBARAN TENTANG KEJADIAN APPENDISITIS DI RS. TK II PELAMONIA MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/391 <p>Appendisitis adalah peradangan dari apendiks vermiformis dan merupakan penyebab penyakit abdomen akut yang sering terjadi di negara berkembang, penyakit ini dapat mengenai semua umur baik laki-laki maupun perempuan, tetapi lebih sering menyerang laki-laki berusia 10 sampai 30 tahun. Salah satu kelainan atau penyakit yang terjadi dalam sistem pencernaan yang membutuhkan pembedahan secara khusus adalah appendicitis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang kejadian Appendisitis di RS. TK II Pelamonia Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penenlitian Descriptif dan dilaksanakan di RS. TK II Pelamonia Makassar pada bulan November 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Appendisitis yang ada di RS. TK II Pelamonia Makassar. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Convenience Sampling atau Sampling Aksidental dan jumlah sampel sebanyak 16 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi kepada pasien yang ingin diteliti . Data yang terkumpul kemudian diolah Dan dianalisis dengan menggunakan komputer program microsoft excel dan program statistik (SPSS) versi 22 Analisis data mencakup analisis univariat yaitu, umur, pekerjaan, jenis kelamin, lama rawat, tindakan dan skala nyeri dengan mencari distribusi frekuensi untuk mengetahui gambaran tentang kejadian appendisitis di RS.TK II Pelamonia Makassar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyakit appendisitis dapat terjadi pada semua jenis umur mulai anak sampai lansia begitupun jenis kelamin</p> Kurniawati Kurniawati Syaifuddin zainal Abd. Kadir Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 371 377 PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR TAHUN 2018 http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/389 <p>Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan salah satu masalah kesehatan utama setiap negera karena bisa menimbulkan penyakit jantung dan stroke otak yang mematikan. Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan keluarga merawat pasien dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan Desain penelitian ini adalah Matching Pretest-Post_test Comparison Group Design. teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling, didapatkan 116 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan dan dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon dengan tingkat signifikansi ditetapkan p &lt; 0.05. hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang hipertensi menggunakan media audio terhadap peningkatan pengetahuan keluarga pasien (p= 0,000) dan ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dengan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan keluarga pasien (p= 0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang hipertensi baik menggunakan media audio maupun menggunakan media audio-visual terhadap peningkatan pengetahuan keluarga di wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar</p> Nurfahmih Nahar Hasifah Hasifah rmayani rmayani Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 360 365 FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI PERAWAT DI RS BATARA SIANG KAB. PANGKEP UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN S1 KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/387 <p>Perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang keperawatan semakin meningkat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tiap Rumah Sakit juga semakin meningkat. Untuk dapat mewujudkan tercapainya pelayanan yang berkualitas diperlukan adanya tenaga keperawatan yang profesional, memiliki kemampuan intelektual, tehnikal dan interpersonal, bekerja berdasarkan standar praktek, memperhatikan kaidah etik dan moral. Pengembangan SDM terutama untuk pengembangan kemampuan intelektual dan kepribadian perlu dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan berkesinambungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat di RS Batara Siang Kabupaten Pangkep untuk melanjutkan pendidikan S1 Keperawatan dan Profesi Ners. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 79 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan umur (ρ=0,005), pendapatan (ρ=0,002), dan dukungan atasan (ρ=0,002) dengan motivasi perawat di RS Batara Siang Kabupaten Pangkep untuk melanjutkan pendidikan S1 Keperawatan dan Profesi Ners. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan umur, pendapatan, dan dukungan atasan dengan motivasi perawat di RS Batara Siang Kabupaten Pangkep untuk melanjutkan pendidikan S1 Keperawatan dan Profesi Ners</p> Irna Purnamawati Yasir Haskas Liza Fauzia Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 348 353 PERBANDINGAN PENGETAHUAN SELF EFFICACY PERAWATAN KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II SETELAH MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI DI PUSKESMAS PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/385 <p>Diabetes Melitus (DM) merupakan yang terbesar ketiga di dunia, penyakit kronis tidak menular setelah penyakit kardiovaskular dan kanker yang telah menjadi beban kesehatan masyarakat, meluas dan membawa banyak kecacatan dan kematian. Penatalaksanaan DM untuk mencegah komplikasi didukung oleh 4 pilar yakni edukasi, terapi nutrisi medis, latihan jasmani dan terapi medis. Pendidikan perawatan kaki diabetik penting untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan self-efficacy melalui edukasi terkait perawatan kaki untuk mencegah terjadinya ulkus kaki diabetik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan pengetahuan self efficacy perawatan kaki pada pasien Diabetes Melitus Tipe II setelah menggunakan video edukasi di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-experimental Design dengan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan Wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan skor pengetahuan tentang perawatan kaki sebelum video edukasi adalah mean yaitu 6,40, median yaitu 7,0 dan standart deviation yaitu 1,789, sedangkan skor pengetahuan setelah video edukasi adalah mean yaitu 10,70, median yaitu 11,00 dan standart deviation yaitu 0,571. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p=0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada perbandingan pengetahuan self efficacy perawatan kaki pada pasien Diabetes Melitus Tipe II setelah menggunakan video edukasi di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar.</p> Nurjanna Nurjanna Eva Arna Abrar Amriati Mutmainna Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 332 337 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN SKIZOFRENIA DI POLI JIWA RSUD SALEWANGAN MAROS http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/383 <p>Skizofrenia merupakan bentuk psikosa yang banyak dijumpai dimana-mana namun faktor penyebabnya belum dapat diidentifikasi secara jelas. Salah satu kendala dalam mengobati skizofrenia optimal adalah keterlambatan pasien datang ke klinik untuk berobat. Beberapa hal yang bisa memicu kekambuhan skizofrenia. Pengetahuan keluarga mengenai kesehatan mental merupakan awal usaha memberikan iklim kondusif bagi anggota keluarga. Sebab keluarga adalah orang yang sangat dekat dengan pasien serta dianggap paling banyak memberikan pengaruh pada kehidupan individu pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Poli Jiwa RSUD Salewangan Maros. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 keluarga. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik berjumlah 23 responden, dimana terdapat 95,7% yang mengatakan pasien patuh minum obat dan 4,3% yang mengatakan pasien tidak patuh minum obat. Responden yang memiliki pengetahuan cukup berjumlah 29 responden, dimana terdapat 72,4% yang mengatakan pasien patuh minum obat dan 27,6% yang mengatakan pasien tidak patuh minum obat. Sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang berjumlah 11 responden, dimana terdapat 54,5% yang mengatakan pasien patuh minum obat dan 45,5% yang mengatakan pasien tidak patuh minum obat. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai ρ=0,017. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Poli Jiwa RSUD Salewangan Maros.</p> Fausia N Hasanuddin Hasanuddin Darwis Darwis Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 321 326 PERBANDINGAN PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI USIA 7-12 BULAN YANG DIBERI AIR SUSU IBU (ASI) DAN DIBERI SUSU FORMULA DI PUSKESMAS TAMALANREA KOTA MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/381 <p>Bayi merupakan anak yang baru lahir sampai berumur 1 tahun dan mengalami proses tumbuh kembang. Analisis situasi kondisi ibu dan anak yang menyangkut upaya peningkatan pemberian ASI hingga kini masih belum menunjukkan kondisi yang menggembirakan. Gangguan tumbuh kembang pada awal kehidupan bayi diantaranya disebabkan karena kekurangan gizi sejak bayi, pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang terlalu dini atau terlalu lambat, MPASI tidak cukup mengandung zat gizi yang dibutuhkan bayi, perawatan bayi yang kurang memadai dan yang tidak kalah pentingnya ibu tidak memberi ASI eksklusif kepada bayinya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan perkembangan motorik bayi usia 7-12 bulan yang diberi Air Susu Ibu (ASI) dan diberi susu formula di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan rancangan case control study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 66 bayi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan Mann Withney. Hasil penelitian ini diperoleh nilai Z sebesar -2,120 dengan nilai p=0,034 yang berarti nilai p lebih kecil dari nilai (α) 0,05, dengan demikian hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan perkembangan motorik bayi usia 7-12 bulan yang diberi Air Susu Ibu (ASI) dan diberi susu formula di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar.</p> Adryanto Mesfan Maryam Jamaluddin Muzakkir Muzakkir Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 311 315 HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERAN ORANG TUA TENTANG TOILET TRAINING PADA ANAK USIA BALITA DI PAUD SALSABILAH KABUPATEN PANGKEP http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/396 <p>Toilet Training pada anak merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil dan buang air besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan peran orang tua tentang toilet training pada anak usia Balita di PAUD Salsabilah Kabupaten Pangkep. Penelitian dilaksanakan setelah mendapat izin dari pihak terkait mulai tanggal 18 s/d 26 Desember 2017. Metode : jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian observasional bersifat analitis dengan pendekatan Cross Sectional yaitu mencari hubungan antar variabel yang diteliti dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat yang bersamaan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang responden dengan teknik sampling adalah Total Sampling. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan program statistik (SPSS). Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis bivariat diperoleh ada hubungan antara pengetahuan orang tua dengan toilet training anak usia Balita di PAUD Salsabilah Kabupaten Pangkep dengan nilai ρ=0,002 dan ada hubungan antara peran orang tua dengan toilet training anak usia Balita di PAUD Salsabilah Kabupaten Pangkep dengan nilai ρ=0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dan peran orang tua dengan toilet training anak usia Balita di PAUD Salsabilah Kabupaten Pangkep</p> Eka Sari Soulissa Jamila Kasim Ismail Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 400 405 HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN SUSU FORMULA DENGAN ANGKA KEJADIAN DIARE PADA BAYI DI UPT PUSKESMAS LAU KABUPATEN MAROS http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/379 <p>Penyakit diare merupakan penyebab utama kematian kedua pada anak di bawah lima tahun, dan bertanggung jawab untuk membunuh sekitar 525.000 anak setiap tahunnya. Diare bisa berlangsung beberapa hari, dan bisa meninggalkan tubuh tanpa air dan garam yang diperlukan untuk bertahan hidup. Di masa lalu, bagi kebanyakan orang, dehidrasi berat dan kehilangan cairan adalah penyebab utama kematian diare. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Eksklusif dan susu formula dengan angka kejadian diare pada bayi di UPT Puskesmas Lau Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Lau Kabupaten Maros pada tanggal 24 Desember 2018 sampai 24 Januari 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi yang berada di wilayah kerja UPT Puskesmas Lau Kabupaten Maros sebanyak 35 bayi. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 bayi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan pemberian ASI Eksklusif (p=0,010) dan susu formula (p=0,010) dengan angka kejadian diare pada bayi di UPT Puskesmas Lau Kabupaten Maros. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pemberian ASI Eksklusif dan susu formula dengan angka kejadian diare pada bayi di UPT Puskesmas Lau Kabupaten Maros.</p> Sirmawati Alfiah A Sitti Nurbaya Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 306 310 FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS TAMALANREA JAYA KOTA MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/394 <p>Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab kematian tersering pada anak di Negara sedang berkembang. Sekitar empat dari lima belas juta perkiraan kematian pada anak usia dibawah 5 tahun. Tujuan dalam penelitian ini Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada Balita di Puskesmas Tamalanrea Jaya. Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 99 Balita. Teknik pengambilan sampel dengan cara Purposive sampling dengan besarnya sampel 79 Balita sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dengan menggunakan alat ukur koesioner, observasi dan wawancara. Setelah data terkumpul selanjudnya data diolah, diedit ditabulasi kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Dengan tingkat kesalahan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase kejadian ISPA pada Balita di puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar yaitu 70,9%. Variabel imunisasi dasar (ρ 0,008 &lt; α = 0,05), ASI eksklusif (ρ 0,001 &lt; α = 0,05), status gizi (ρ 0,011 &lt; α = 0,05) dan lingkungan perumahan (ρ 0,002 &lt; α = 0,05). Memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa adanya hubungan antara Imunisasi dasar, ASI eksklusif, status gizi dan lingkungan perumahan dengan kejadian ISPA di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Kepada keluarga penderita ISPA dan masyarakat hendak ikut serta dalam penanggulangan penyakit ISPA pada Balita</p> Wiwin Wiwin Syaiful Syaiful Rosmini Rasimin Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 389 393 FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI IMPLANT PADA AKSEPTOR KB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMPANG http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/392 <p>Indonesia merupakan Negara dengan angka penduduk terbanyak diantara Negara ASEAN, ini disebabkan masih banyak perempuan kesulitan dalam memilih alat kontrasepsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi implant pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Pampang. Penelitian ini dilakukan pada ibu yang menjadi akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Pampang dengan jumlah 38 responden, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional (hubungan/asosiasi) pendekatan cross sectional dengan uji chisquare. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan kontrasepsi implant dengan nilai ρ= 0,010, Terdapat hubungan antara paritas dengan pemilihan kontrasepsi implant dengan nilai ρ=0.031 dan terdapat hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi implant dengan nilai ρ=0.025. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan, paritas, dukungan suami dengan pemilihan metode kontrasepsi implant pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Pampang</p> Nur Azizah Amiruddin Suhartatik Suhartatik Indra Dewi Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 378 382 HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI PADA LANSIA YANG MENDERITA HIPERTENSI DI DESA BUNTU BUDA KECAMATAN MAMASA http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/390 <p>Hipertensi merupakan penyebab paling umum terjadinya kardiovaskuler dan merupakan masalah utama di Negara maju maupun berkembang. Kardiovaskuler juga menjadi penyebab nomor satu kematian di dunia setiap tahunnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet hipertensi pada lansia di Desa Buntu Buda Kabupaten Mamasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian desktiptif corelation dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan di Desa Buntu Buda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa pada bulan Januari 2019. Populasi adalah lansia yang berumur 60-79 tahun di Desa Buntu Buda, yakni sebanyak 97 lansia. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 lansia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang pengetahuannya baik berjumlah 14 responden, dimana terdapat 12 responden (85,7%) yang patuh menjalani diet dan 2 responden (14,3%) yang tidak patuh menjalani diet. Sedangkan responden yang pengetahuannya kurang berjumlah 16 responden, dimana terdapat 6 responden (37,5%) yang patuh menjalani diet dan 10 responden (62,5%) yang tidak patuh menjalani diet (p=0,011). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet pada lansia yang menderita hipertensi di Desa Buntu Buda Kecamatan Mamasa</p> Audri Darmarani Darwis Darwis Rusni Mato Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 366 370 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TARAWEANG KAB. PANGKEP http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/388 <p>Stunting atau pendek merupakan kondisi gagal tumbuh pada bayi (0-11 bulan) dan anak balita (12-59 bulan) akibat dari kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Balita dikatakan pendek jika nilai z-score-nya panjang badan menurut umur (PB/U) atau tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari -3SD (severely stunted). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak di wilayah kerja puskesmas Taraweang Kab. Pangkep. Penelitian ini menggunakan desain non eksperimen dengan metode survey analitik Teknik pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik accidental sampling, di dapatkan 54 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar kuesioner dan analisa data menggunakan uji chi-square (ρ &lt;0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting (ρ=0,002), adanya pengaruh antara MP ASI dengan kejadian stunting (ρ=0,043), dan tidak adanya pengaruh antara BBLR dengan kejadian stunting (ρ=0,202). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara ASI Eksklusif dan MP ASI dengan kejadian stunting dan tidak ada pengaruh yang signifikan antara BBLR dengan kejadian stunting pada anak di wilayah kerja puskesmas Taraweang.<em>ASI Eksklusif</em></p> Zetpriani Sampe Panggalo Darwis Darwis Hasriana Hasriana Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 354 359 HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENCEGAHAN RISIKO JATUH DI RSUD HAJI MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/386 <p>Salah satu sasaran keselamatan pasien rumah sakit adalah mengurangi risiko pasien jatuh. Dampak yang ditimbulkan dari insiden jatuh dapat menyebabkan kejadian tidak diharapkan. Akar masalah dari insiden jatuh berasal dari belum optimalnya perencanaan standar operasional prosedur pasien jatuh di suatu institusi, selain itu kepatuhan perawat dalam pelaksanaan standar operasional prosedur tersebut dapat menjadi salah satu faktor risiko dari insiden jatuh. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh di RSUD Haji Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 59 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik berjumlah 41 responden, dimana terdapat 34 responden (82,9%) yang patuh dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh dan 7 responden (17,1%) yang tidak patuh dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh. Sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang berjumlah 18 responden, dimana terdapat 10 responden (55,6%) yang patuh dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh dan 8 responden (44,4%) yang tidak patuh dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai ρ=0,049. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan standar operasional prosedur pencegahan risiko jatuh di RSUD Haji Makassar</p> Ardianto Adriani Kadir Ratna Ratna Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 338 342 HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/384 <p>Skizofrenia merupakan suatu gangguan jiwa yang ditandai oleh adanya penyimpangan yang sangat dasar dan adanya perbedaan dari pikiran, disertai dengan adanya ekspresi emosi yang tidak wajar. Beberapa hal yang bisa memicu kekambuhan skizofrenia, antara lain tidak minum obat dan tidak kontrol ke dokter secara teratur, menghentikan sendiri obat tanpa persetujuan dari dokter, kurangnya dukungan dari keluarga dan masyarakat, serta adanya masalah kehidupan yang berat yang membuat stres. Pasien skizofrenia yang berhenti minum obat akan memicu munculnya kembali gejala positif dan negatif dari skizofrenia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan pasien skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang patuh minum obat berjumlah 26 responden, dimana terdapat 38,5% yang tidak pernah mengalami kekambuhan dan 61,5% yang pernah mengalami kekambuhan. Sedangkan responden yang tidak patuh minum obat berjumlah 37 responden, dimana terdapat terdapat 0,0% yang tidak pernah mengalami kekambuhan dan 100,0% yang pernah mengalami kekambuhan. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai ρ=0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan pasien skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.</p> Fitria Syarif Syaifuddin Zaenal Edy Supardi Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 327 331 HUBUNGAN PENGGUNAAN GARAM BERYODIUM DALAM KELUARGA DENGAN KEJADIAN SUNTING PADA BALITA USIA 24-60 BULAN DI PUSKESMAS MINASATENE KELURAHAN MINASATENE http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/382 <p>Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada “double burden of malnutrition” atau masalah gizi ganda dimana pada satu sisi masih harus berupaya keras untuk mengatasi masalah kekurangan gizi salah satunya adalah stunting. Pertumbuhan anak sangat berkaitan dengan nutrisi yang di komsumsi. Yodium diperlukan dalam pertumbuhan tubuh pada masa gestasi dan awal kehidupan karena yodium merupakan hormone penting dalam pembentukan hormone tiroid. Oleh karena itu untuk mencegah kekurangan asupan yodium sangat penting untuk mengkonsumsi garam beryodium. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan penggunaan garam beryodium dalam keluarga dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini bersifat penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah keluarga yang mempunyai balita berusia 24-60 bulan yang mengalami stunting di Puskesmas Minastene Kelurahan Minasatene 32 balita dengan teknik Total Sampling. Metode observasi status gizi balita TB/U untuk menilai status gizi pendek dan sangat pendek melalui nilai Z-Score lalu dilakukan uji test yodium pada garam dapur. Variabel dependent pada analisis ini kejadian stunting dan variabel independent penggunaan garam beryodium dengan menggunakan uji Chi- Square. Hasil uji Chi Square diperoleh nilai p =1,00 dengan α =0.05 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara penggunaan garam beryodium dalam keluarga dengan kejadian stunting pada anak balita usia 24-60 bulan di Puskesmas Minasatene Kecamatan Minasatene Kelurahan Minasatene</p> Andini Dian Pratiwi Indra Dewi Susi Sastika Sumi Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 316 320 HUBUNGAN SELF CARE DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD SINJAI http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/397 <p>Diabetes melitus atau kencing manis merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya gangguan metabolisme karbohidrat. Angka kunjungan penderita diabetes melitus di RSUD Sinjai pada tahun 2017 mengalami peningkatan yaitu sebesar 196 kunjungan. Pasien diabetes melitus kerap merasa sudah sembuh setelah menjalani perawatan sehingga mengabaikan pemeriksaan kadar gula darah, mengkomsumsi obat, melanggar diet dan tidak berolahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan self care dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan terhadap 34 responden dengan menggunakan tehnik accidential sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner The Summary Of Diabetes Self-Care Activity (SDSCA) dan kuesioner World Health Organization Quality Of Life (WHOQOL). Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-square, diperoleh nilai ρ=0,005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self care dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Sinjai. Diharapkan pasien diabetes melitus dapat meningkatkan aktivitas self care sehingga dapat menjalankan kehidupan secara normal</p> Hardianti Arifin Afrida Afrida Ernawati Ernawati Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 406 411 HUBUNGAN STRESS DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWA KEBIDANAN TINGKAT II DI STIKES NANI HASANUDDIN MAKASSAR http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/380 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Menstruasi merupakan ciri khas kedewasaan seorang wanita dimana terjadi perubahan-perubahan siklik dari kandungannya,sebagai persiapan untuk kehamilan.proses perubahan ini merupakan suatu hal yang kompleks saling mempengaruhi dan merupakan suatu kerjasama yang harmonis antara korteks serebri,hipotalamus,hipofisis dan ovarium (indung telur) serta pengaruh dari glandula tyrodea,korteks adrenal dan kelenjar-Kelenjar endokrin lain Menstruasi adalah merupakan ciri khas kedewasaan seorang wanita dimana terjadi perubahan-perubahan siklik dari alat kandungannya,sebagai persiapan untuk kehamilan.proses perubahan ini merupakan suatuhal yang kompleks, saling mempengaruhi dan merupakan suatu hal kompleks saling mempengaruhi dan merupakan suatu kerjasama yang harmonis antara korteks serebri,hipotalamus,hipofisis dan ovarium (indung telur) serta pengaruh dari glandula tyrodea,korteks adrenal dan kelenjar kelenjar endokrin lainnya. penelitian Untuk mengetahui Hubungan Stress dengan siklus menstruasi pada Mahasiswa Kebidaan tingkat II di Stikes Nani Hasanuddin.Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan menngunakan rancangan cross sectional,Populasi dalam penelitian ini berjumlah 95 dan Sampel berjumlah 76 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan.Kemudian dikumpul diolah dengan menggunakan program Microsoft excel danstatistic (SPSS) Versi16.0.Dari hasil yang di dapatkan bahwa ada Hubungan Stress dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswa Kebidanan Tingkat II dengan nilai (ρ=0,003). Kesimpulan Dalam Penelitian Ini Ada Hubungan Stress dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswa Kebidanan Tngkat II di STIKES Nani Hasanuddin Makassar.</p> Eka Puspitasari Dewi Sudirman Sudirman Rusni Mato Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis 2020-12-12 2020-12-12 15 4 343 347