Hubungan Pengetahuan Perawat tentang Komunikasi Terapeutik dengan Kepuasan Pasien di Ruang Cendana Rumah Sakit Tingkat III Wolter Mongisidi

  • Semuel Stevi Kumajas Universitas Pembangunan Indonesia
Keywords: Pengetahuan, Komunikasi Terapeutik, Kepuasan Pasien

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari perawat tidak bisa lepas dari kegiatan komunikasi. Komunikasi merupakan komunikasi merupakan sarana yang sangat efektif dalam memudahkan perawat melaksanakan peran dan fungsinya dengan baik, biasanya kegiatan tersebut berhubungan dengan profesi psikologi, konseling kesehatan medis atau keperawatan, dan klinik alternatif, sehingga komunikasi dapat berfungsi sebagai alat terapi yang kemudian disebut dengan “komunikasi terapeutik”. Dengan metode ini, seorang terapis mengarahkan komunikasi begitu rupa sehingga pasien dihadapkan pada situasi dan pertukaran pesan yang dapat menimbulkan hubungan sosial yang bermanfaat. Perawat sebagai petugas yang selalu berhubungan dengan pasien harus memiliki banyak keterampilan, salah satunya adalah keterampilan Interpersonal, yaitu keterampilan dalam berkomunikasi dengan pasien (terapeutik). Komunikasi terapeutik merupakan cara efektif untuk merubah tingkah laku manusia dan bermanfaat dalam melaksanakan pelayanan kesehatan di rumah sakit, sehingga komunikasi ini harus dikembangkan terus-menerus (Kario, 2012). Hubungan antara perawat dan klien yang terapeutik bisa terwujud dengan adanya interaksi yang terapeutik antara keduanya, interaksi tersebut harus dilakukan dengan tahapan-tahapan baku interaksi terapeutik perawat klien, tahapan itu merupakan tahap pre orientasi, tahap orientasi, tahap kerja dan terminasi. Pengukuran tingkat kepuasan pasien mutlak diperlukan, dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Melalui pengukuran tersebut, maka dapat diketahui sejauh mana dimensi-dimensi mutu pelayanan kesehatan yang telah diselenggarakan dapat memenuhi harapan pasien (Pohan, 2012). Pada era globalisasi, pelayanan prima merupakan elemen utama di rumah sakit dan unit kesehatan. Rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang memenuhi standar pelayanan yang optimal. Jenis penelitian yaitu deskriptif analitik,waktu pada bulan Agustus 2019 dan tempat penelitian di di Ruang Cendana RS Tingkat III Wolter Mongisidi Manado. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% bila . Hasil penelitian terdapat hubungan pengetahuan tentang komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien di Ruang Cendana RS Tingkat III Wolter Mongisidi Manado.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aswar, 2012. Perilaku Carring perawat dalam pelayanan kesehatan pada pasien di Rumah sakit PT Gramedia ,Jakarta

Arwani, 2003.Komunikasi teraupetik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di Pusat pelayanan kesehatan, Gajahmada, Jakarta.

DepKes RI. 2016. Pendekatan pelayanan kesehatan oleh petugas kesehatan dalam pelayanan prima.

DinKes Propinsi Sulut, Pelayanan Prima yang berbasis masyarakat yang mengutamakan kesembuhan pasien.

Endang, 2015.Terapi komunikasi dalam pelayanan kesehatanoleh petugas kesehatan.

Harun, Analisis Kepuasan Pasien Rawat Inap terhadap Mutu Pelayanan RumahSakit Nirmala Suri Sukohardjo dengan Methode Servqual, Tesis Kajian Administrasi Rumah Sakit, FKMUI, Depok, 1994.

Ingerani, dkk,.Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan Kesehatan di Propinsi DKI Jakarta. Laporan Penelitian Kerjasama Dinkes Prop. DKI Jakarta dan Badan Litbangkes Depkes RI, Jakarta, 2002.

Iswardono, Analisa Regresi dan Korelasi, BPFE, Yogyakarta, 2001

Indrawati, 2012 Komunikasi teraupetik untuk kesembuhan pasien rawat inap di Rumah Sakit.

Karion, 2012.Hubungan Komunikasi antara perawat dan pasien di Pusat Pelayanan Kesehatan.

Keliat, Budi Anna. 1992. Hubungan Terapeutik Perawat-Klien. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Mundakir. 2006. Komunikasi Keperawatan Aplikasi Dalam Pelayanan. Yogyakarta : Graha Ilmu

Parasuraman, A Zeithaml, Valerie A.dan L Berry, Delivering Quality Service, The Free Press A Divission of Mac Millan inc, New York, 1991.

Potter, P.A & Perry, A.G. (1993) Fundamental of Nursing Concepts, Process and Practice.Thrd edition. St.Louis: Mosby Year Book

---------. 1999. Fundamental Keperawatan. Jakarta: EGC

Purwanto, Heri. 1994. Komunikasi Untuk Perawat. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Sarkasih, 2016.Jurnal Penelitian hubungan komunikasi teraupetik perawat dengan tingkat kepuasan pasien beserta dengan kuesioner penelitian.

Sugiyono, Prof. Dr. Metode Penelitian Kuantitatif dan R & D. Bandung : CV ALFABETA

Supranto J, Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Untuk Menaikkan Pangsa Pasar, Rineka Cipta. 2001.

Suryani. 2005. Komunikasi Terapeutik :Teori dan Praktik. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Stuart.G.W. & Sundeen.S.J.(1998) . Buku Saku Keperawatan Jiwa.Alih Bahasa: Achir Yani S. Hamid. ed ke-3. Jakarta, EGC

Published
2019-12-31
How to Cite
Kumajas, S. S. (2019). Hubungan Pengetahuan Perawat tentang Komunikasi Terapeutik dengan Kepuasan Pasien di Ruang Cendana Rumah Sakit Tingkat III Wolter Mongisidi. Nursing Inside Community, 2(1), 34-41. https://doi.org/10.35892/nic.v2i1.270