Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Asam Urat pada Orang Dewasa di Oesapa Timur

Authors

  • Welmy Indaputri Leokuna Universitas Advent Indonesia
  • Evelin Malinti Universitas Advent Indonesia

Keywords:

Hiperurisemia, Indeks massa tubuh, kadar asam urat

Abstract

Kadar asam urat yang tinggi dalam darah atau hiperurisemia merupakan salah satu masalah kesehatan utama dewasa ini. Salah satu faktor resiko yang dapat menyebabkan peningkata kadar asam urat adalah tingginya indeks massa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan kadar asam urat.Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain descriptive correlation menggunakan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 70 orang dewasa Advent, laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 25-60 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu stature meter untuk mengukur tinggi badan, timbangan untuk mengukur berat badan. Alat ukur digital (Authocheck) dan stik asam urat digunakan untuk mengukur kadar asam urat. Data diolah secara statistik mengukur frekuensi serta mencari rata-rata dan hubungan dengan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi laki-laki dengan status overweight dan obesitas lebih tinggi dibanding perempuan. Terdapat hubungan yang signifikan (p<0,05) antara rata-rata IMT dengan kadar asam urat pada orang dewasa di Oesapa Timur. Menjaga indeks massa tubuh dalam batas normal dianjurkan untuk mencegah terjadinya peningkatan kadar asam urat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-08-31

How to Cite

Leokuna, W. I. ., & Malinti, E. . (2020). Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Asam Urat pada Orang Dewasa di Oesapa Timur. Nursing Inside Community, 2(3), 94-99. Retrieved from https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/nic/article/view/342