https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/issue/feed Indonesian Journal of Community Dedication 2024-10-16T03:00:54+00:00 Wa Mina La Isa, S.Kep.,Ns.,M.Kep [email protected] Open Journal Systems <p><strong> Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD) with number P-ISSN: 2622-9595, E-ISSN: 2623-0097</strong> is a community service journal published by the research and community service center or Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) of the Nani Hasanuddin College of Health Science. This journal covers many circumstances or issues related to public health at the local and national level. The purpose of publishing this journal disseminate conceptual thoughts or ideas as well as research results that have been achieved in the field of community service.</p> <p> The Indonesian journal of Community Dedication (IJCD) contains various activities from various levels of society in dealing and managing with various potentials, obstacles, challenges and problems that exist in society. Implementation of service activities also involves the participation of the community and partners. Service activities are structured as activities that aim improve community welfare.</p> <p><strong> </strong>The Indonesian journal of Community Dedication (IJCD) publishes 2 times in 1 year. Any interested author can submit a manuscript by following the submission guidelines. Please read this template carefully or get through to the contact partner accessible. If the submitted manuscript does not match the template or is written in a different format, it will be REJECTED by the editor before further review. The editor will only accept manuscripts that accomplish the specified format.<br />Every article submitted to OJS will be reviewed by the editorial team starting from the editor chief to the journal editor, then selected again, after which the article is sent to the publisher using double blinds. For more clarity, <a href="https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/about">you can see</a><br /><br /></p> https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/article/view/1543 Pemberdayaan Keluarga Dalam Meningkatkan Kemandirian Lansia Untuk Melakukan Personal Hygine Di Dusun Maringkik Selatan Desa Pulau Maringkik 2024-01-11T01:21:56+00:00 Ahyar Rosidi [email protected] Maruli Taufandas [email protected] Apriani Susmita Sari [email protected] Anatun Aupia [email protected] Dina Alfiana Ikhwani [email protected] Ririnisahawaitun [email protected] Sri Wahyu Ningsih [email protected] <p><em>Personal Hygiene</em> adalah kemampuan seseorang untuk merawat diri sendiri mulai dari tidur, mendi, memakai baju dan seterusnya sampai akhirnya tidur kembali. Dengan kata lain, semua kegiatan yang dilakukan seseorang untuk merawat diri sendiri. Untuk mencapai tujuan ini diperlukan adanya dukungan keluarga sebagai salah satu faktor untuk tercapainya kemandirian lansia dalam melaksanakan personal hygiene. Tujuan pengabdian Masyarakat ini yaitu melakukan perberdayaan kepada keluarga dalam membantu kemandirian lansia untuk melakukan <em>personal hygiene</em>. Metode pelaksanaan yang dilakukan pengabdian kepada masyarakat yaitu melakukan penyuluhan kepada keluarga terkait bagaimana cara meningkatkan kemandirian lansia dalam hal <em>personal hygiene</em>. Sasaran pada kegiatan ini yaitu keluarga di dusun maringkik Selatan yang memiliki lansia yaitu sebanyak 44 keluarga. Tahapan persiapan dari kegiatan penyuluhan dimulai dengan berkoordinasi dengan pihak pemerintah. Hasil pengabdian yang didapatkan yaitu peningakatan pengetahuan keluarga dan lansia dalam memandirikan lansia untuk melakukan personal hygiene. Kesimpulan yang dapat di ambil yaitu ada perubahan tingkat pengetahuan keluarga terkait bagaimana cara meningkatkan kemandirian lansia dalam melakukan <em>personal hygine</em>. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat penting dilakukan kepada keluarga yang memiliki lansia, sehingga informasi tentang pemenuhan kebutuhan <em>personal hygiene</em> yang baik bagi lansia dapat diterapkan dalam keluarga.</p> 2024-07-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Community Dedication https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/article/view/1815 Penyuluhan Kesehatan Dengan Media Lembar Balik Cemari Dalam Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri 2024-06-30T12:27:29+00:00 Nurannisa Fitria Aprianti [email protected] Apriani Susmita Sari [email protected] <p>Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah &lt; 12 g/dl. (Kemenkes RI, 2018). Salah satu permasalahan yang sering dialami oleh remaja putri adalah anemia akibat kekurangan zat besi. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi menggunakan media lembar balik CEMARI dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia menggunakan lembar balik CEMARI. Sampel dalam kegiatan ini adalah remaja putri berusia 15-19 Tahun di MA NW Kembang Kerang Kec. Aikmel Kabupaten Lombok Timur sejumlah 48 orang. Berdasarkan hasil pretest dan posttest terdapat peningkatan pengetahuan dari sebelum penyuluhan Sebagian besar peserta berpengetahuan kurang sebesar 54,2% dan setelah diberikan penyuluhan sebagian besar remaja berpengetahuan baik sebesar 54,2%. Penyuluhan kesehatan dengan media lembar balik CEMARI dapat djadikan media promosi kesehatan dalam Upaya peningkatan pengetahuan tentang pencegahan anemia pada remaja putri.</p> 2024-07-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Community Dedication https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/article/view/1817 Penyuluhan Dan Pengukuran Status Gizi Secara Antropometri Di Desa Amohola Kecamatan Maramo Kabupaten Konawe Selatan 2024-07-11T05:46:06+00:00 Iqbal Kusumabaka Rianse [email protected] Sri Rejeki [email protected] RH Fitri Faradilla [email protected] Tamrin [email protected] Hermanto [email protected] Mariani L [email protected] Baihaqi [email protected] <p>Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan penyuluhan kepada masyarakat di Desa Amohola, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan mengenai pengukuran status gizi secara antropometri. Metode yang digunakan meliputi survei, pendampingan, ceramah, dan diskusi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dewasa hingga lansia tentang pentingnya pemantauan status gizi. Pengukuran status gizi dilakukan dengan metode antropometri seperti Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar lengan atas (LILA), dan lingkar perut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 19 peserta, 36,84% mengalami obesitas dan 63,16% berstatus gizi normal berdasarkan IMT. Berdasarkan Rasio Lingkar Perut dan Pinggang (RLPP), 15,79% mengalami obesitas dan 84,21% berstatus gizi normal. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang teratur untuk menjaga kesehatan. Intervensi yang tepat dapat dirancang berdasarkan data antropometri untuk memperbaiki status gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia</p> 2024-07-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Community Dedication https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/article/view/1818 Pelatihan Pengolahan Sereh Menjadi Teh Celup Dan Pepaya Menjadi Selai Serta Pengemasannya Di Kelurahan Padaleu Kecamatan Kambu Kota Kendari Sulawesi Tenggara 2024-07-11T06:12:42+00:00 Mariani L [email protected] RH Fitri Faradilla [email protected] Sri Rejeki [email protected] H Saediman [email protected] La Ode Alwi [email protected] Lukman Yunus [email protected] Syamsu Alam [email protected] <p>Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan, pendampingan dan penyuluhan kepada ibu-ibu Rumah Tangga yang berada di Kelurahan Padaleu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tentang pengolahan sereh menjadi teh celup dan pepaya menjadi selai serta pengemasannya. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu survey, pendampingan, ceramah dan diskusi. Pengabdian ini diharapkan para peserta dapat mengolah hasil tanaman sayur/buah khususnya sereh dan pepaya yang berada di pekarangannya sehingga menjadi suatu produk yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Berdasarkan kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengolahan sereh menjadi teh celup dan pepaya menjadi selai serta pengemasannya di Kelurahan Padaleu memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan, kesejahteraan, dan kemandirian ekonomi masyarakat setempat. Program ini mencerminkan komitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan yang praktis dan relevan dengan kebutuhan mereka. Dengan dukungan yang berkelanjutan, inisiatif semacam ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.</p> 2024-07-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Community Dedication https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/article/view/1827 Pemberian Edukasi Ergonomi Dalam Pencegahan Keluhan Muskulosketal Pada RW 13 Di Kelurahan Bojong Baru Jawa Barat 2024-07-25T04:41:47+00:00 Ratu Chairunisa [email protected] Khalida Ziah Sibualamu [email protected] Rizqa Wahdini [email protected] Nurrita Sari [email protected] Sabrina [email protected] Angelita Nazwara [email protected] <p>Keluhan pada sistem muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan yang dapat mengurangi produktivitas dan aktivitas sehari-hari individu maupun masyarakat, yang meliputi keluhan pada bagian-bagian otot dan rangka yang dirasakan dari ringan hingga sangat sakit. Masalah ini mencakup berbagai gejala atau cedera yang mempengaruhi otot, tendon, ligamen, saraf, dan tulang. Keluhan semacam ini umumnya dialami oleh individu yang aktif dalam kegiatan sehari – hari seperti mengangkat beban, mencuci, memasak, menyapu, berkegiatan dengan postur statis dan janggal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan keluhan muskuloskeletal melalui edukasi ergonomi, serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang latihan dan posisi ergonomis dalam mencegah keluhan muskuloskeletal di RW 13 kelurahan Bojong Baru. Sebanyak 37 orang berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi, identifikasi, penyuluhan, dan edukasi mengenai latihan fisik kepada masyarakat. Sebelum dan setelah kegiatan dilakukan, dilakukan evaluasi dengan memberikan kuesioner untuk mengumpulkan informasi mengenai pengetahuan dan sikap ergonomi masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. Hasil pengabdian yang didapatkan yaitu peningakatan pengetahuan masyarakat terhadap sikap ergonomi dalam aktivitas sehari – hari.</p> 2024-07-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Community Dedication https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/article/view/2097 Penerapan Lampu Penerangan Jety Tempat Sandar Perahu Nelayan Menggunakan Panel Solar Cell 2024-09-05T01:51:02+00:00 Amir Marasabessy [email protected] Fajri Ashfi Rayhan [email protected] Wiwin Sulistyawati [email protected] Damora Rhakasywi [email protected] Didit Widiyanto [email protected] <p>Desa Pulo ampel Kota Serang terdapat kampung rukun nelayan “Cinta Bahari”. yang secara geografis terletak pada posisi sebelah timur yang membentang dari utara ke selatan sepanjang ± 3 km. Mitra rukun nelayan memiliki perahu ikan 134 unit, 91 unit kapasitas 1 GT, 33 unit kapasitas 2 GT dan 10 unit kapasitas 10 GT bersandar di dermaga yang dibangun melalui swadaya gotong royong dengan panjang 85 meter dan lebar 1,5 meter. Permasalahan mitra rukun nelayan saat ini dermaga belum memiliki penerangan sehingga menjadi hambatan bagi nelayan menyandarkan perahu ikan dan bongkar muat di dermaga pada waktu malam dan pagi hari sehingga sering terjadi tubrukan antara perahu ikan yang mengakibatkan terjadi kerusakan. Solusi mengatasi permasalahan, dilakukan pemasangan empat tiang lampu penerangan dermaga menggunakan panel solar cell. Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan penerangan listrik dermaga menggunakan panel solar cell Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan pemasangan komponen panel solar cell pada empat tiang lampu penerangan dermaga. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, kapasitas baterai dapat menampung energi listrik selama 5 jam dimana 2 tiamg lampu penerangan di gunakan pada pukul.19.00 s/d 23.59 wib dan dua tiamg lampu penerangan lainnya di gunakan pukul.01.00 s/d 06.00 wib. untuk kelancaran pengoperasian dan bongkar muat ikan di dermaga. Perhitungan pemasangan empat tiang lampu penerangan menggunakan komponen panel solar cell di dermaga selama lima tahun dengan tidak memperhitungkan penyusutan baterai, dibandingkan jika menggunakan penerangan listrik dari PLN, akan memberikan penekanan biaya Rp.3.360.000 untuk kesejahteraan mitra kelompok nelayan.</p> 2024-09-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Community Dedication https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/article/view/2114 Sosialisasi Dan Pendidikan Kesehatan Berbasis Teknologi Informasi Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Stunting Di Kelurahan Mamajang Dalam Kota Makassar 2024-10-16T03:00:54+00:00 Hariani Hariani [email protected] Hartati Hartati [email protected] Abd Hady J [email protected] Rusni Mato [email protected] <p>Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam Program Pengembangan Desa Mitra (PDM) ini bertujuan meningkatkan keberdayaan kader kesehatan serta mendorong pengembangan kegiatan sosialisasi dan pendidikan kesehatan berbasis teknologi informasi (TI) dalam pencegahan dan penanggulangan <em>stunting, </em>serta mendorong Desa Mitra untuk menggunakan/ memanfaatkan aplikasi TI. Lokasi di Kelurahan Mamajang Dalam Kecamatan Mamajang Kota Makassar. Khalayak sasaran adalah kader kesehatan. Pelaksanaan kegiatan Pengabmas dilakukan selama tujuh bulan, dan menggunakan metode antara lain: <em>Feasibility study, </em>koordinasi dan kerjasama mitra, penggunaan aplikasi teknologi informasi &amp; telekomunikasi <em>Online, </em><em>focus group discussion</em> (FGD), pendidikan dan pelatihan kelompok mitra khalayak sasaran, pelaksanaan sosialisasi, visitasi kelompok rentan <em>stunting, technical assistance, </em>monitoring, pengawasan dan <em>assessment, </em>dokumentasi, serta pembuatan komitmen. Hasilnya, Pelaksanaan PkM memainkan fungsi dan peran yang signifikan dalam meningkatkan keberdayaan kader kesehatan. Pra-PkM, rata-rata tercatat 65% partisipan kategori baik, 15% kategori cukup, dan 20% kategori kurang. Pasca PkM, tercatat rata-rata 75% partisipan dalam kategori baik, 10% kategori cukup dan 5% kategori kurang. PkM mampu meningkatkan pengetahuan, kompetensi, tindakan dan tantangan partisipan kader kesehatan secara signifikan terkait <em>stunting</em>, kebijakan dan program, metode intervensi, faktor-faktor penyebab serta sosialisasi dan pendidikan kesehatan berbasis teknologi informasi dalam pencegahan, penurunan dan penanggulangan <em>stunting.</em></p> 2024-07-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Community Dedication