Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan ODHA yang Menjalani Terapi Pengobatan Antiretroviral (ARV) di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar

  • Junaiddin Junaiddin STIKES Papua
Keywords: Kepatuhan Terapi ODHA, Dukungan Keluarga

Abstract

ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) adalah sebutan untuk seseorang yang telah mengidap HIV/AIDS. HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yaitu sejenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrom, yaitu kumpulan gejala penyakit (sindrom) yang didapat akibat turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV. Tujuan penelitian telah diketahui hubungan dukungan keluarga yang menjalani pengobatan antiretroviral (ARV) di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang datang di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar. Pada bulan oktober sebanyak 313 orang. Pengambilan sampel dengan cara concesecutive sampling menggunakan rumus besar sampel yaitu di dapat sebanyak 40 responden. Pengumpulan data menggunkan lembar kuesioner. Data yang telah dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan komputer program Microsoft excel dan program statistik (SPSS) versi 16.0. Hasil analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji Alternatif Fisher’s Exact Test  (p<0,05) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat hubungan antara dukungan keluarga (p = 0,003,<α=0,05), Ha diterima. Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan ODHA menjalani pengobatan antiretroviral (ARV) di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar. Kesimpulan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan ODHA menjalani pengobatan antiretroviral (ARV) di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardhiyanti, Yulrina dkk. (2015). Buku Ajar AIDS Pada Asuhan Kebidanan. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Depkes RI. (2007). Pedoman Nasional Tatalaksana Terapi Antiretroviral.Paduan Tatalakasan Klinis Infeksi HIV pada Orang Dewasa dan Remaja. Edisi Kedua. Kementrian Kesehatan RI: Jakarta.diakses dari website ;http://spiritia.or.id/dokumen/pedoman-art2007.pdf Depkes RI. (2011). Pedoman Nasional Tatalakasan Klinis Infeksi HIV pada Orang Dewasa. Kementrian Kesehatan RI: Indonesia. Diakses dari website :http://www.spiritia.or.id/Dok/pedomanart2.pdf

Dinkes Kota Makassar. (2013). Profil Kesehatan Kota Makassar 2013. Diakses dari website http://dinkeskotamakassar.net/download/718Gabung%20profil%202013.pdf.

Hidayat, A A A. (2014). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.

Kemenkes RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia 2014.Diakses dari website http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/profil-kesehatan-indonesia-2014.pdf.

Komisi Penanggulangan AIDS Kota Makassar. (2013). Laporan Kementerian Kesehatan.http://www.aidsindonesia.or.id/list/7/Laporan-Menkes

Latif, Fachri, dkk. (2014).Efek Samping Obat Terhadap Kepatuhan Pengobatan Antiretroviral Orang Dengan HIV/AIDS.Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 9, No. 2, November 2014. Website: http://download.portalgaruda.org/article.php?article=364792&val=7113&title=Efek%20Samping%20Obat%20terhadap%20Kepatuhan%20Pengobatan%20Antiretroviral%20Orang%20dengan%20HIV/AIDS

Susanto, Tantu. (2012). Buku Ajar Keperawatan Keluarga Aplikasi Teori Pada Praktek Asuhan Keperawatan Keluarga.Jakarta: CV.Trans Info Media.

Published
2019-12-31
How to Cite
Junaiddin, J. (2019). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan ODHA yang Menjalani Terapi Pengobatan Antiretroviral (ARV) di Klinik VCT Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar. Nursing Inside Community, 2(1), 27-33. https://doi.org/10.35892/nic.v2i1.268