HUBUNGAN PENGETAHUAN SISWA DENGAN PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR HIV/AIDS DI SMA NEGERI 1 KOTAMOBAGU

  • Stefanus Timah Universitas Pembangunan Indonesia
Keywords: Pengetahuan, Pencegahan HIV/AIDS

Abstract

Penyakit AIDS merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan penyakit ini merupakan penyakit yang sangat mematikan apabila telah terinfeksi pada seseorang dan sampai saat ini belum ada vaksin untuk pencegahan serta pengobatannya. Pengetahuan masyarakat tentang penyebab penyakit serta tanda dan gejala penyakit HIV/AIDS pada umumnya masih kurang, sikap masyarakat akan respon tentang penyakit AIDS juga masih relatif kurang, terlebih lagi pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS masih sangat kurang sehingga kasus HIV/AIDS terus meningkat setiap tahun. Adapun tujuan penelitian yaitu Diketahui  hubungan pengetahuan sisswa  Dengan pencegahan Penyakit menular   HIV/AIDS di SMA Negeri I Kotamobagu. Jenis penelitian ini yaitu penelitian Deskriptif  analitik dengan pendekatan cross sectional study, waktu penelitian pada bulan Agustus 2019 dan tempat penelitian  ini telah dilaksanakan di Penyakit menular   HIV/AIDS di SMA Negeri I Kotamobagu. Sampel dalam penelitian ini diambil total populasi, sehingga sampel pada penelitian ini berjumlah 50 responden. Untuk membuktikan ada atau tidaknya hubungan pola makan dengan kejadian obesitas pada remaja. Untuk analisa dengan chi-square dengan nilai signifikansi  p = 0,003 Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan pencegahan HIV/AIDS berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-square () di peroleh nilai ρ-value = 0,003 lebih kecil dari nilai α = 0,005. Berarti Ho ditolak dan Ha diterima maka terdapat hubungan antara Hubungan Pengetahuan Siswa dengan Pencegahan Penyakit Menular   HIV/AIDS di SMA Negeri I Kotamobagu

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-31
How to Cite
Timah, S. (2019). HUBUNGAN PENGETAHUAN SISWA DENGAN PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR HIV/AIDS DI SMA NEGERI 1 KOTAMOBAGU. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 14(4), 358-363. https://doi.org/10.35892/jikd.v14i4.290