Peran Edukasi Travel Medicine Dalam Pencegahan Travele’s Diarrhea Pada Pelaku Perjalanan : Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.35892/djik.v21i1.3036Keywords:
Edukasi Travel Medicine, Konsultasi Pra-Perjalanan, Pencegahan, Systematic Review, Traveler's DiarrheaAbstract
Traveler's diarrhea merupakan masalah kesehatan tersering pada pelaku perjalanan internasional dengan prevalensi 20-60%, menimbulkan morbiditas signifikan dan kerugian ekonomi. Edukasi travel medicine menjadi strategi preventif fundamental namun efektivitasnya masih memerlukan sintesis evidens komprehensif. Tujuan menganalisis secara sistematis peran edukasi travel medicine dalam pencegahan traveler's diarrhea berdasarkan evidens ilmiah terkini. Metode Systematic literature review mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan pencarian pada lima basis data elektronik (PubMed, Scopus, Web of Science, ScienceDirect, Springer Link) untuk publikasi tahun 2021-2025. Sepuluh studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan naratif tematik. Hasil penelitian Intervensi edukasi kesehatan perjalanan konsisten meningkatkan pengetahuan preventif dengan rentang 28,4-90%. Konsultasi pra-perjalanan dan penyuluhan komunitas merupakan modalitas tersering. Komponen kunci meliputi personalisasi risiko, informasi praktis, keterlibatan partisipatif, dan berbasis evidens. Kesenjangan pengetahuan-praktik masih terjadi karena hambatan capability, opportunity, dan motivation. Kesimpulan: Edukasi travel medicine efektif meningkatkan pengetahuan pencegahan traveler's diarrhea, namun memerlukan pendekatan komprehensif mengintegrasikan model perilaku, platform digital, dan strategi spesifik destinasi untuk mengoptimalkan translasi pengetahuan menjadi praktik preventif konsisten.

