Hubungan Pola Pemberian Makan Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Puskesmas Sudiang

Authors

  • Fila Rensa INSTITUT NANI HASANUDDIN
  • Indra Dewi INSTITUT NANI HASANUDDIN
  • Nani Apriani Natsir Djide INSTITUT NANI HASANUDDIN

DOI:

https://doi.org/10.35892/jimpk.v5i6.2298

Keywords:

Balita, Pola Pemberian Makan, Stunting

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang, ditandai dengan tinggi badan balita lebih pendek dari seusianya. Salah satu penyebabnya adalah pola pemberian makan yang tidak tepat, yang dapat menghambat pertumbuhan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola pemberian makan terhadap kejadian stunting pada balita. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Pengambilan sampel menggunakan teknik  Non Probability Sampling yaitu metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian sebanyak 209 balita dan didapatkan sampel 68 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan stadiometer dan kuesioner Child Feading Questionnare dan dianalisis menggunakan program statistik (SPSS), uji Chi-Squere dengan nilai (α<0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan pola pemberian makan terhadap kejadian stunting dengan nilai (p=0,014). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan pola pemberian makan terhadap kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Kota Makassar

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Rensa, F., Dewi, I., & Apriani Natsir Djide, N. (2025). Hubungan Pola Pemberian Makan Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Puskesmas Sudiang. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 5(6), 38-43. https://doi.org/10.35892/jimpk.v5i6.2298