Hubungan Media Sosial Terhadap Kenakalan Remaja Di Usia Sekolah Menengah Pertama

Authors

  • Fadli Kamil STIKES Nani Hasanuddin Makassar
  • Muzakkir STIKES Nani Hasanuddin Makassar
  • Yasir Haskas STIKES Nani Hasanuddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.35892/jimpk.v1i4.635

Keywords:

Media Sosial, Kenakalan Remaja

Abstract

Kemajuan teknologi sekarang ini sangat pesat dan semakin canggih. Banyak teknologi canggih yang telah diciptakan membuat perubahan yang begitu besar dalam kehidupan manusia di berbagai bidang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan media sosial terhadap kenakalan remaja di usia sekolah menengah pertama.Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan/desain penelitian  Cross Sectional (potong lintang).Populasi dalam penelitian ini di MP Maha Putra Kelas 8 sebanyak 43 siswa dan kelas 9 sebanyak 97 orang jadi jumlah populasi saya sebanyak 140.  Jadi, besar sampel yang diambil untuk menjadi responden yaitu 58 orang.Dalam peneliti ini menggunakan alat dan instrument/pengumpulan data penelitian yaitu kuesioner. Hasil yang di dapatkan untuk nilai p=0,026 yang artinya nilai p lebih kecil dari nilai α=0,05 dalam artian H0 ditolak. Berarti terdapat hubungan antara media sosial dengan kenakalan remaja. Selisi antara hasil yang didapat dengan nilai α =0,05 maka hasilnya 0,024.Kesimpulan yang dapat saya ambil dari hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara media sosial terhadap kenakalan remaja di usia sekolah menengah pertama maha putra yang dimana ditandai dengan hasil penelitian yang didapat diatas yaitu dengan nilai 0,013. Sudah banyak siswa khususnya siswa Smp Maha Putra sudah banyak yang mengerti dan memahami bagaimana bijaknya menggunakan media sosial dan tidak harus tergantung dengan media sosial.

Downloads

Published

2023-11-01

How to Cite

Kamil, F., Muzakkir, & Haskas, Y. . (2023). Hubungan Media Sosial Terhadap Kenakalan Remaja Di Usia Sekolah Menengah Pertama. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 1(4), 468-474. https://doi.org/10.35892/jimpk.v1i4.635