HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN ORANG TUA DAN TINGKAT STRES ANAK TERHADAP BELAJAR ONLINE DI SD INPRES

Dukungan orang tua terhadap proses belajar anak mampu memotivasi anak untuk meraih prestasi dalam belajar. Dukungan tersebut menunjukan afeksi atau dorongan dan komunikasi positif (Lestari, 2016). Orang tua yang berperan dalam memberikan motivasi pada anak, membantu menyelesaikan pekerjaan rumah, menumbuhkan kepercayaan diri pada anak dan memberikan waktu serta energinya untuk terlibat dalam pendidikan anak dapat memotivasi anak untuk berhasil di sekolah. Stres adalah suatu panduan manajemen stres dari WHO untuk bertahan di masa yang sulit,stres akademik merupakan suatu kondisi dimana siswa tidak mampu untuk memahami tuntutan akademik dan melaksanakan tuntutan-tuntutan akademik yang siswa terima sebagai suatu masalah. tidak jarang siswa mengalami stres dikarenakan siswa tidak mampu beradaptasi dengan kulikurum baru yang diterapkan di sekolah selama masa pandemi covid-19. Stres yang dialami siswa dilingkungan sekolah sedikit banyak akan berpengaruh pada gangguan psikologis.Pendidikan merupakan salah satu yang sangat penting bagi kehidupan dan perkembangan anak namun pada proses belajar di sekolah.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara dukungan orang tua dan tingkat stres anak dengan belajar online di SD Inpres Lanraki 1 Daya. Jenis penelitian kuantitaf dengan metode pendekatan crosssectional. Jumlah sampel 35 responden yang didapat dengan metode Probality sampling dengan teknik Purposive. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, kemudian data diolah menggunakan program kompurterisasi SPSS versi 25 Uji chi-square dengan hasil ρ = 0,007 lebih kecil dari α = 0,05 yang berarti ada hubungan antara dukungan orang tua dan tingkat stres anak terhadap belajar online.

Authors

  • Klara Jeli Tetiray STIKES Nani Hasanuddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.35892/jimpk.v2i1.734

Keywords:

Dukungan orang tua, tingkat stres, belajar online

Abstract

Dukungan orang tua terhadap proses belajar anak mampu memotivasi anak untuk meraih prestasi dalam belajar. Dukungan tersebut menunjukan afeksi atau dorongan dan komunikasi positif (Lestari, 2016). Orang tua yang berperan dalam memberikan motivasi pada anak, membantu menyelesaikan pekerjaan rumah, menumbuhkan kepercayaan diri pada anak dan memberikan waktu serta energinya untuk terlibat dalam pendidikan anak dapat memotivasi anak untuk berhasil di sekolah. Stres adalah suatu panduan manajemen stres dari WHO untuk bertahan di masa yang sulit,stres akademik merupakan  suatu kondisi  dimana siswa tidak mampu untuk memahami tuntutan akademik dan melaksanakan  tuntutan-tuntutan akademik yang siswa terima sebagai suatu masalah. tidak jarang siswa mengalami stres dikarenakan siswa tidak mampu beradaptasi dengan kulikurum baru yang diterapkan di sekolah selama masa pandemi covid-19. Stres yang dialami siswa dilingkungan  sekolah sedikit banyak akan berpengaruh  pada gangguan psikologis.Pendidikan merupakan salah satu yang sangat penting bagi kehidupan dan perkembangan anak  namun pada proses belajar di sekolah.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara dukungan orang tua dan tingkat stres anak dengan belajar online di SD Inpres Lanraki 1 Daya. Jenis penelitian kuantitaf dengan metode pendekatan crosssectional. Jumlah sampel 35 responden yang didapat dengan metode Probality sampling dengan teknik Purposive. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, kemudian data diolah menggunakan program kompurterisasi SPSS versi 25 Uji chi-square dengan hasil ρ = 0,007 lebih kecil dari α = 0,05 yang berarti ada hubungan antara dukungan orang tua dan tingkat stres anak terhadap belajar online.

Downloads

Published

2022-11-03

How to Cite

Tetiray, K. J. (2022). HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN ORANG TUA DAN TINGKAT STRES ANAK TERHADAP BELAJAR ONLINE DI SD INPRES: Dukungan orang tua terhadap proses belajar anak mampu memotivasi anak untuk meraih prestasi dalam belajar. Dukungan tersebut menunjukan afeksi atau dorongan dan komunikasi positif (Lestari, 2016). Orang tua yang berperan dalam memberikan motivasi pada anak, membantu menyelesaikan pekerjaan rumah, menumbuhkan kepercayaan diri pada anak dan memberikan waktu serta energinya untuk terlibat dalam pendidikan anak dapat memotivasi anak untuk berhasil di sekolah. Stres adalah suatu panduan manajemen stres dari WHO untuk bertahan di masa yang sulit,stres akademik merupakan suatu kondisi dimana siswa tidak mampu untuk memahami tuntutan akademik dan melaksanakan tuntutan-tuntutan akademik yang siswa terima sebagai suatu masalah. tidak jarang siswa mengalami stres dikarenakan siswa tidak mampu beradaptasi dengan kulikurum baru yang diterapkan di sekolah selama masa pandemi covid-19. Stres yang dialami siswa dilingkungan sekolah sedikit banyak akan berpengaruh pada gangguan psikologis.Pendidikan merupakan salah satu yang sangat penting bagi kehidupan dan perkembangan anak namun pada proses belajar di sekolah.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara dukungan orang tua dan tingkat stres anak dengan belajar online di SD Inpres Lanraki 1 Daya. Jenis penelitian kuantitaf dengan metode pendekatan crosssectional. Jumlah sampel 35 responden yang didapat dengan metode Probality sampling dengan teknik Purposive. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, kemudian data diolah menggunakan program kompurterisasi SPSS versi 25 Uji chi-square dengan hasil ρ = 0,007 lebih kecil dari α = 0,05 yang berarti ada hubungan antara dukungan orang tua dan tingkat stres anak terhadap belajar online. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 2(1), 35-40. https://doi.org/10.35892/jimpk.v2i1.734