HUBUNGAN IMUNISASI DPT DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI POLI ANAK RS PELAMONIA MAKASSAR

Penulis

  • Megawati STIKES Nani Hasanuddin Makassar
  • Alfiah A STIKES Nani Hasanuddin Makassar
  • Kartini STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Kata Kunci:

Imunisasi DPT, Pneumonia, Balita

Abstrak

Pneumonia adalah pembunuh utama balita di dunia, lebih banayak dibandingkan dengan penyakit lainya seperti AIDS, Malaria, dan Campak. Faktor resiko terjadinya kematian bayi dan anak balita karena Pneumonia dipengaruhi oleh faktor anak seperti: belum pernah mendapat imunisasi DPT. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan imunisasi DPT dengan kejadian pneumonia pada balita di Poli Anak RS Pelamonia Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dan dilaksanakan di Poli Anak Rumah Sakit Pelamonia Makassar pada tanggal 07 Januari sampai 19 Januari 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita di Poli Anak RS Pelamonia Makassar sebanyak 383 balita. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 95 balita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang status imunisasi DPT lengkap berjumlah 60 responden, dimana terdapat 39 responden (65,0%) yang tidak mengalami pneumonia dan 21 responden (35,0%) yang mengalami pneumonia. Sedangkan responden yang status imunisasi DPT tidak lengkap berjumlah 35 responden, dimana terdapat 14 responden (40,0%) yang tidak mengalami pneumonia dan 21 responden (60,0%) yang mengalami pneumonia. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai p=0,031. Kesimpulan penelitian ini adalah ada ada hubungan imunisasi DPT dengan kejadian pneumonia pada balita di Poli Anak RS Pelamonia Makassar.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-05-30

Cara Mengutip

Megawati, Alfiah A, & Kartini. (2020). HUBUNGAN IMUNISASI DPT DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI POLI ANAK RS PELAMONIA MAKASSAR. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(2), 199-203. Diambil dari https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/306