Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 11 Makassar
DOI:
https://doi.org/10.35892/jimpk.v5i2.1924Keywords:
Remaja, Siklus Menstruasi, Tingkat StresAbstract
Siklus menstruasi pada remaja merupakan salah satu proses penting dalam perkembangan reproduksi mereka. Namun, remaja sering menghadapi tingkat stres yang tinggi akibat tekanan akademik, perubahan fisik, dan tuntutan sosial yang kompleks. Tingkat stres yang tinggi dapat mempengaruhi siklus menstruasi pada remaja dan berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan hormonal serta masalah kesehatan terkait. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 11 Makassar. Metode penelitian adalah jenis penelitian kuantitatif dengan mengunakan studi croos Sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Quota Sampling, sebanyak 90 responden sesuai kriteria. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan di uji mengunaka uji Chi-Square. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan antara tingkat stress dengan siklus menstruasi di SMA Negeri 11 Makassar dengan nilai P= 0,002. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada remaja. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi remaja agar tetap memahami cara memanajemen stres maupun kesehatan reproduksi serta dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang diharapkan dapat mengurangi tingkat stres dan mencari informasi terkait tingkat stres dan kesehatan reproduksi.