Penerapan Terapi Kognitif Perilaku dalam Menangani Depresi pada Pasien Lansia: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.35892/jimpk.v5i6.2900Keywords:
Cognitive Behavioral Therapy, Depresi Lansia, ICBT, Intervensi Psikologis, Kesehatan Mental GeriatriAbstract
Depresi pada lansia merupakan masalah kesehatan mental yang sering tidak terdeteksi dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup, fungsi sosial, serta komorbiditas fisik. Terapi Kognitif Perilaku (Cognitive Behavioral Therapy/CBT) direkomendasikan sebagai intervensi psikologis efektif, namun penerapannya pada lansia memiliki tantangan tersendiri, termasuk keterbatasan mobilitas, fungsi kognitif, serta akses layanan kesehatan mental. Tujuan penelitian mengkaji bukti ilmiah terkini (2020–2025) mengenai efektivitas penerapan CBT dalam menangani depresi pada pasien lansia serta mengidentifikasi bentuk intervensi yang paling efektif. Metode Penelitian menggunakan metode literature review sistematis-naratif melalui penelusuran database pubmed, Scopus, springerlink, JMIR, dan Google Scholar. Kriteria inklusi adalah artikel tahun 2020–2025, desain RCT, quasi-experimental, feasibility study, serta systematic review yang berfokus pada CBT dan depresi pada populasi lansia (≥60 tahun). Dari proses seleksi diperoleh 10 artikel yang dianalisis secara mendalam. Hasil Seluruh artikel menunjukkan bahwa CBT efektif menurunkan gejala depresi pada lansia, baik dalam format tatap muka, kelompok, blended, maupun internet-based CBT (ICBT). ICBT terpandu terbukti meningkatkan akses terapi dengan hasil yang setara dengan CBT konvensional. Faktor keberhasilan meliputi adaptasi materi sesuai kemampuan kognitif lansia, dukungan sosial, serta keterlibatan caregiver. Kesimpulan CBT merupakan intervensi psikologis yang efektif dan fleksibel untuk menangani depresi pada lansia. Integrasi model digital dan pelibatan tenaga non-spesialis direkomendasikan untuk meningkatkan jangkauan layanan.



